RI Perketat Kedatangan dari AS dan Turki karena Kasus Coronanya Tinggi

Tim detikcom - detikNews
Senin, 27 Sep 2021 17:37 WIB
Jakarta -

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah memperketat kedatangan internasional dari negara yang memiliki kasus Corona kategori tinggi. Negara itu di antaranya Amerika Serikat (AS) dan Turki.

"Bahwa kedatangan orang asing juga kami lakukan pengetatan untuk orang dari daerah-daerah yang kita anggap punya kecenderungan tinggi, atau level 4 istilah kita, terdapat beberapa negara seperti Amerika Serikat dan Turki itu juga dalam kategori cukup tinggi," kata Luhut dalam jumpa pers virtual, Senin (27/9/2021).

Luhut mengatakan proses karantina bagi orang yang datang dari luar negeri tetap akan dilakukan. Karantina akan dilakukan selama 8 hari.

"Namun proses karantina yang selama ini 8 hari tetap kita lakukan itu, karena dari hasil epidemiolog itu 2 hari sudah kelihatan reaksi kalau dia kena varian Delta ini. Jadi kita masih cukup oke mengenai itu," jelasnya.

Luhut juga menjelaskan kedatangan internasional dari negara yang memiliki kasus Corona rendah. Dia mengatakan orang yang datang dari negara itu masih akan tetap dikarantina.

"Dari Saudi Arabia juga tingkat di sana kan rendah, jadi dalam perjalanan kan... karena itu langsung kita bawa dikarantina, jadi sekarang tidak diperiksa di airport, langsung dikarantina," jelasnya.

Lebih lanjut, Koordinator PPKM Jawa dan Bali itu memaparkan bahwa pemerintah juga akan mengatur penerbangan internasional yang datang dari luar negeri. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi penumpukan.

"Penerbangan yang datang dari luar negeri akan diatur kedatangannya supaya tidak terjadi penumpukan. Jadi ini untuk menghindari juga hal-hal lain," tuturnya.

(lir/hri)