Pelapor Anggota DPRD Tangerang Epa Emilia Diperiksa Polisi

Nahda Rizki Utami - detikNews
Senin, 27 Sep 2021 17:35 WIB
Ilustrasi penganiayaan (dok detikcom)
Ilustrasi Pengeroyokan (Dok. detikcom)
Tangerang -

Kasus dugaan penganiayaan anggota DPRD Kota Tangerang Epa Emilia terhadap rekan bisnisnya, Jopie Amir, terus berlanjut. Polisi hari ini memeriksa pelapor atau Jopie Amir atas laporannya terhadap Epa Emilia.

"Hari ini pelapor diperiksa ya," kata Kabag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim saat dihubungi, Senin (27/9/2021).

"Iya betul (Jopie Amir sebagai pelapor)," tambahnya.

Diketahui, kasus ini bermula dari kerja sama pengerjaan interior senilai Rp 250 juta di rumah Epa Emilia. Namun, karena Jopie Amir tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut seperti yang dijanjikan, Epa Emilia pun kesal.

Epa Emilia dan sopirnya, Pabuadi, mendatangi Jopie Amir hingga terjadi pemukulan. Jopie Amir mengaku terluka setelah dianiaya EpaEmilia dan sopirnya, Pabuadi.

Epa Emilia Laporkan Balik Jopie Amir

Epa Emilia dan Jopie Amir sebetulnya sudah menanda tangani kesepakatan damai pada saat kejadian, Minggu (19/9) lalu itu. Namun belakangan Epa Emilia baru tahu bahwa Jopie Amir melaporkan dirinya sehingga ia pun melaporkan balik Jopie Amir.

"Tadinya saya menilai perkara sudah selesai karena sudah ada surat pernyataan damai. Ternyata dia bikin laporan. Akhirnya kita pun buat laporan balik, dengan kejadian yang sebenar-benarnya. (Jopie Amir) telah membuat laporan yang sudah direkayasa," kata Epa saat konferensi pers di Neglasari, Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis (23/9).

Laporan Epa Emilia tertuang pada tanda bukti laporan bernomor LP/B/1046/IX/2021/SPKT/Polres Metro Tangerang Kota/Polda Metro Jaya. Epa Emilia melaporkan Jopie Amir atas dugaan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

"(Saya) visum di RSUD Kab Tangerang. (Laporan terkait) penganiayaan ya, Pasal 351 KUHP. Untuk selanjutnya, saya menyerahkan pada pihak hukum," terang Epa.

(mea/mea)