Kemendikbud Ungkap 33 Sekolah Sulsel Jadi Klaster COVID, Pemprov Belum Tahu

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Senin, 27 Sep 2021 13:51 WIB
School students  using hand sanitizer after entering a classroom.
Foto ilustrasi sekolah tatap muka di tengah pandemi COVID-19. (Getty Images/izusek)
Makassar -

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengungkap ada 33 sekolah di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang menjadi klaster COVID-19. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel melalui Dinas Pendidikan mengaku belum mengetahui temuan Kemendikbud tersebut.

"Saya baru tahu, data dari mana? Saya jelas saya tidak tahu dari mana beritanya bahwa di Sulsel ada 33 sekolah (jadi klaster COVID)," ujar Sekretaris Disdik Sulsel Hery Sumiharto kepada wartawan, Senin (27/9/2021).

Hery bahkan menduga laporan Kemendikbud itu berasal dari temuan yang sudah lama.

"Memang ada beberapa, itu kan yang dulu dulu kali, ndak ada laporan, mungkin SD atau apa," katanya.

Pihaknya berharap, setelah masuknya Makassar ke level 2 PPKM, tidak ada sekolah yang terkonfirmasi masuk ke klaster ini. Pihaknya sangat berharap sekolah menerapkan protokol kesehatan secara penuh.

"Kita berharap sekolah yang buka sekarang itu, kita berharap melaksanakan prokes yang sudah diterapkan di sekolah. langkah selanjutnya yang kita kerjakan sekarang bagaimana melakukan maksimal vaksin di seluruh sekolah," tegas dia.

Merujuk situs resmi Kemendikbud per Kamis (23/9), setidaknya ada 47.053 responden sekolah yang disurvei. Dari jumlah tersebut, klaster sekolah COVID tercatat 2,77 persen.

Pada laporan itu, disebutkan ada 33 sekolah di Sulsel yang masuk klaster.

Di luar Pulau Jawa, tepatnya di Nusa Tenggara Timur (NTT), klaster sekolah COVID sebanyak 104. Jumlah itu didapat dari total 1.711 responden. Di NTT, PTK positif COVID-19 tercatat 284, PD positif COVID-19 1.037, dan tidak ada klaster sekolah COVID berjumlah 1.607.

Klaster sekolah COVID terjadi di Sumatera Utara. Masih berdasarkan data Kemdikbud.go.id, klaster sekolah COVID di Sumatera Utara sebanyak 52. Dari 2.138 responden, PTK positif COVID-19 sebanyak 553, PD positif COVID-19 937, dan klaster sekolah COVID tidak terjadi di 2.086 sekolah.

Simak video 'Klaster Sekolah Cerminan Data Pemerintah yang Tak Akurat':

[Gambas:Video 20detik]



(nvl/idh)