Ferdy Yuman Dituntut 7 Tahun Bui di Kasus Perintangan Penyidikan Nurhadi

Zunita Putri - detikNews
Senin, 27 Sep 2021 13:05 WIB
Sidang kasus Ferdy Yuman
Sidang kasus Ferdy Yuman (Foto: Zunita/detikcom)
Jakarta -

Terdakwa Ferdy Yuman dituntut 7 tahun penjara dan denda Rp 400 juta subsider 6 bulan kurungan. Ferdy diyakini jaksa merintangi penyidikan KPK terkait perkara mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono.

"Menuntut agar majelis hakim memutuskan, menyatakan terdakwa Ferdy Yuman terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi," kata jaksa KPK Wawan Yunarwanto dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (27/9/2021).

Ferdy diyakini bersalah melanggar Pasal 21 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor.

"Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa dengan pidana penjara selama 7 tahun dipotong masa tahanan sementara yang telah dijalani oleh Terdakwa dan pidana denda sebesar Rp 400 juta subsider 6 bulan kurungan," ucap jaksa.

Jaksa mengatakan Ferdy Yuman merupakan sepupu dari menantu Nurhadi, Rezky Herbiyono. Sejak tahun 2018 dia bekerja menjadi orang kepercayaan Rezky dan Nurhadi beserta keluarga, Ferdy juga digaji oleh Rp 20 juta per bulan dan bekerja sebagai sopir mengurusi Rezky dan Nurhadi.

Ferdy, kata jaksa, membantu mencari rumah sewaan untuk Nurhadi tinggal selama menjadi DPO KPK di Simprug Golf, Jakarta Selatan. Oleh karena itu, jaksa meyakini Ferdy telah merintangi penyidikan jaksa.

"Berdasarkan uraian di atas sangatlah jelas dan nyata bahwa perbuatan Terdakwa secara langsung telah mencegah, merintangi, atau bahkan berusaha menggagalkan penyidikan perkara tindak pidana korupsi atas nama Tersangka Nurhadi dan Rezky Herbiyono," ujar jaksa.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya: