Muazin di Medan Cerita Detik-detik Kuping Disayat Jemaah hingga Nyaris Putus

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Senin, 27 Sep 2021 10:37 WIB
Muazin di Medan korban penganiayaan jemaah
Muazin di Medan ngaku diserang seorang jemaah. (Ahmad Arfah/detikcom)
Medan -

Telinga seorang muazin di Medan, M Syawal, nyaris putus usai diduga disayat seorang jemaah berinisial R. Syawal menceritakan detik-detik peristiwa mencekam tersebut.

"Dia (terlapor R) bilang saya bukan orang situ, tapi sok mau berkuasa," kata Syawal mengawali ceritanya kepada wartawan, Senin (27/9/2021).

Peristiwa itu terjadi di area Masjid Raudhatul Islam, Medan Barat, usai salat Magrib pada Senin (20/9). Dia mengatakan peristiwa itu terjadi saat ada makan bersama usai salat di ruang makan area masjid itu.

Syawal menyebut R tiba-tiba membanting piring dan keluar dari ruang makan. Dia menyebut R juga memaki-maki dirinya.

Menurut Syawal, R juga menyinggung masa lalunya yang merupakan pengguna narkoba. Syawal mengatakan R menyebut dirinya hanya berpura-pura sebagai muazin.

"Terus menyinggung masa lalu saya soal narkoba. Dia bilang saya di situ modus saja, padahal penjahat," tuturnya.

Dia kemudian mengaku sudah bertobat dan tidak lagi menggunakan narkoba. Syawal mengatakan dirinya sudah tidak lagi menggunakan barang haram itu selama 2 tahun setelah keluar dari penjara.

Singkat cerita, R tiba-tiba marah. Syawal mengaku diserang dengan pisau hingga telinganya kena sayat dan hampir putus.

"Tiga kali saya bisa menghindari. Keempat kena kuping saya dan saya mendapatkan 39 jahitan," ucap Syawal.

Syawal, yang tidak terima atas perbuatan itu, kemudian membuat laporan terhadap R ke polisi. Laporan itu bernomor: LP/216/IX/2021/SPKT/RESTABES MDN/SEK MDN BARAT tertanggal 20 September 2021.

"Saya harap dia ditindak, dia selalu buat resah di masjid itu. Sebelum saya juga dia beberapa kali dia ribut sama orang masjid, termasuk sama BKM dan jemaah," ucap Syawal.

Lihat juga video 'Kesal Tak Dipinjami Korek, Ketua RT di Makassar Aniaya Mahasiswa':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)