Menaker Sebut Program Magang Penting untuk Cetak SDM Kompeten

Yudistira Imandiar - detikNews
Minggu, 26 Sep 2021 16:52 WIB
Menaker Ida Fauziah
Foto: Kemnaker
Jakarta -

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengunjungi peserta program magang di Sintesa Peninsula Hotel, Manado, Sulawesi Utara pada Jumat (24/9). Ida mengapresiasi peserta magang yang dinilai tetap bersemangat meningkatkan kompetensi di tengah pandemi.

"Senang sekali saya hari ini bisa berdialog langsung dengan peserta pemagangan di hotel ini. Saya yakin pemagangan ini bisa menjadi solusi positif, mengingat ada kebutuhan untuk meningkatkan kompetensi apalagi di tengah pandemi COVID-19," ungkap Ida seperti dikutip dalam keterangan tertulis, Minggu (26/9/2021).

Ida menjabarkan pemagangan merupakan konsep belajar sambil bekerja (learning by doing). Proses magang akan mengajarkan peserta magang untuk membiasakan diri mengikuti proses pekerjaan yang biasa dilakukan dan yang akan dilakukan.

"Melalui program pemagangan, peserta tidak hanya belajar teori, tetapi mereka juga harus melakukan pemagangan sesuai kurikulum," sebut Ida.

Menurutnya, peserta magang dapat memperoleh keterampilan, meningkatkan pengetahuan, dan membentuk sikap positif saat bekerja. Dengan begitu para peserta lebih siap untuk masuk dunia profesional.

"Magang menjadi sarana pencaker untuk learning by doing. Dengan magang yang diperoleh oleh pencaker bukan hanya skill teknis (hardskill), tapi juga soft skill (etos dan disiplin kerja). Magang adalah paket komplit pelatihan," tutur Ida.

Ida pun mengajak perusahaan untuk bersama-sama dengan pemerintah menyukseskan program pemagangan, dalam rangka menyiapkan SDM unggul.

"Terima kasih kepada perusahaan yang telah menyelenggarakan program pemagangan. Saya harap setelah ikut program pemagangan ini, pemagang dapat langsung ditempatkan di perusahaan tempat magangnya ataupun bisa direkomendasikan ke perusahaan lain," cetus Ida.

Salah seorang peserta magang di bagian departemen food and beverages di Sintesa Peninsula Hotel, Pretty mengatakan setelah lulus SMK jurusan Tata Boga, Ia langsung ikut program magang. Ia mengaku mendapatkan banyak bekal dari program magang.

"Tidak hanya teori yang diajarkan, sikap dan keterampilan juga meningkat karena secara langsung saya praktik di tempat kerja yang sesungguhnya Bu Menteri," urai Pretty.

Ia berharap setelah mengikuti program magang ini bisa langsung bekerja ataupun berwirausaha di bidang kue dan pastry.

(ega/ega)