Rusak Kafe di Medan, 6 Anggota Geng Motor Ditangkap Polisi

Datuk Haris Molana - detikNews
Minggu, 26 Sep 2021 16:14 WIB
6 anggota geng motor di Medan ditangkap usai merusak kafe (Dok istimewa)
Enam anggota geng motor di Medan ditangkap usai merusak kafe. (Dok Istimewa)
Medan -

Polisi menangkap 6 anggota kelompok geng motor di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Mereka diciduk lantaran menyerang serta merusak kafe warga.

"Petugas mengamankan 6 orang pria (geng motor)," kata Kanit Reskrim Polsek Sunggal AKP Budiman kepada wartawan, Minggu (26/9/2021).

Budiman mengatakan peristiwa itu terjadi di salah satu kafe milik warga di Kelurahan Sempakata, Medan Selayang, pada Minggu (19/9).

Saat itu, kelompok geng motor Ezto yang bergabung dengan geng motor M2S bertemu dengan geng motor SL di sekitar lokasi kejadian.

Selanjutnya ketiga kelompok geng motor tersebut berkelahi hingga akhirnya kelompok geng motor SL terdesak dan sebagian anggotanya melarikan diri ke dalam kafe warga.

"Karena lawannya melarikan diri ke dalam kafe tersebut, kelompok geng motor Ezto dan M2S langsung menyerang kafe secara membabi-buta dengan menggunakan batu, balok dan senjata tajam hingga mengakibatkan pihak kafe mengalami kerugian materiil," ucap Budiman.

Dua hari kemudian, korban membuat laporan ke Polsek Sunggal. Petugas yang menerima laporan langsung menindaklanjuti dengan melakukan olah TKP. Keesokan harinya petugas menangkap para pelaku.

"Akhirnya para pelaku diamankan oleh tim gabungan di tempat persembunyiannya masing-masing," sebut Budiman.

Mereka yang diamankan masing-masing berinisial RE (19), HM (18), SP (17), dan EG (16), yang merupakan warga Medan Tuntungan. Lalu, GN (19) dan MA (17), warga Medan Baru.

"Dari hasil pemeriksaan, selain melakukan penyerangan, para pelaku juga menerangkan telah melakukan perusakan mobil pada bulan Juni 2021 yang lalu. Kita masih mendalami kemungkinan para tersangka juga terlibat dalam kasus yang lain baik di wilkum Polsek Sunggal maupun di tempat lain," ujar Budiman.

Budiman menuturkan, dari keenam pelaku, tiga di antaranya tidak dilakukan penahanan. Ketiganya itu masih di bawah umur, tapi tetap dilakukan wajib lapor.

"Tiga dari enam orang tersangka tersebut tidak kami tahan karena masih di bawah umur namun kami lakukan wajib lapor sampai nantinya kami limpahkan ke pihak kejaksaan, sedangkan tiga orang yang lain kami tahan di RTP Polsek Sunggal," sebut Budiman.

Akibat perbuatannya, mereka bakal dijerat dengan Pasal 170 ayat (1) subsider Pasal 335 Ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. Budiman mengimbau para orang tua memperhatikan pergaulan anaknya sehingga kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.

Simak juga 'Coba Selamatkan Teman, Pemuda di Cianjur Tewas Dibacok Geng Motor':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/isa)