Round-Up

Undur Diri Azis Syamsuddin dari Pimpinan DPR Usai Jadi Tersangka Korupsi

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 26 Sep 2021 06:31 WIB
Jakarta -

Azis Syamsuddin mengundurkan diri dari kursi Wakil Ketua DPR. Hal itu dilakukan Azis Syamsuddin usai dirinya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi.

Azis Syamsuddin ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap terhadap AKP Stepanus Robin Pattuju. Pengumuman status tersangka terhadap Azis Syamsuddin disampaikan oleh Ketua KPK, Firli Bahuri, dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (25/9/2021).

Firli awalnya menjelaskan Azis Syamsuddin diduga memberi suap terkait dengan penyelidikan kasus dugaan korupsi di Lampung Tengah. Kasus itu diduga melibatkan Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado.

"Dugaan tindak pidana korupsi pemberian hadiah atau janji terkait penanganan perkara TPK yang ditangani oleh KPK di Kabupaten Lampung Tengah," ucap Firli.

Dugaan suap ini diduga berawal dari permintaan Azis Syamsuddin agar Robin membantu 'mengurus' penyelidikan KPK yang sedang dilakukan terhadap dirinya. Robin, yang kala itu masih menjadi penyidik KPK, menyanggupi dan meminta Rp 4 miliar untuk mengurus penyelidikan terhadap Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado itu. Robin disebut mengajak pengacara bernama Maskur Husain untuk membantu Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado.

"Setelah itu MH menyampaikan pada AZ dan AG untuk masing-masing menyiapkan uang sejumlah Rp 2 miliar," ujar Firli.

Singkat cerita, Azis Syamsuddin menyetujui permintaan Robin dan Maskur tersebut. Azis Syamsuddin kemudian mentransfer duit Rp 200 juta ke Maskur Husain sebagai tanda jadi.

"Sebagai bentuk komitmen dan tanda jadi, AZ dengan menggunakan rekening bank atas nama pribadinya diduga mengirimkan uang sejumlah Rp 200 juta ke rekening bank MH secara bertahap," ucap Firli.

Setelah itu, Azis Syamsuddin juga diduga memberi uang secara langsung kepada Robin. Duit diduga diberikan di rumah Azis Syamsuddin pada Agustus 2020 dalam pecahan mata uang asing.

"Masih di bulan Agustus 2020, SRP juga diduga datang menemui AZ di rumah dinasnya di Jakarta Selatan untuk kembali menerima uang secara bertahap yang diberikan oleh AZ, yaitu USD 100.000, SGD 17.600 dan SGD 140.500," ujarnya.

Duit tersebut kemudian ditukar ke pecahan rupiah. Firli menyebut Azis Syamsuddin telah menyerahkan Rp 3,1 miliar ke Robin.

"Sebagaimana komitmen awal pemberian uang dari AZ kepada SRP dan MH sebesar Rp 4 miliar, yang telah direalisasikan baru sejumlah Rp 3,1 miliar," tuturnya.