Dugaan Pungli di Permata Buana, Pemprov DKI: Ikuti Proses Hukum

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Sabtu, 25 Sep 2021 08:06 WIB
Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Foto: Sigit Wijatmoko (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta merespons dugaan pungli terhadap warga kompleks Perumahan Permata Buana, Cengkareng, Jakarta Barat. Pemprov DKI menyerahkan sepenuhnya pada penegak hukum.

"Terkait dengan peristiwa tersebut, saat ini dalam tahapan proses hukum yang ditangani oleh pihak kepolisian," kata Asisten Pemerintah Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Sigit Wijatmoko kepada wartawan, Sabtu (25/9/2021).

Sigit berharap polisi segera mengusut tuntas kasus itu. Dia mengatakan saat ini Pemprov DKI Jakarta menyerahkan pada proses hukum.

"Sikap pemerintah adalah tunduk dan mengikuti proses hukum yang ada," jelasnya.

Sebelumnya, keributan warga dengan satpam kompleks Perumahan Permata Buana, Kembangan, Jakarta Barat, berujung laporan polisi. Warga melaporkan oknum satpam atas dugaan perampasan dan perbuatan tidak menyenangkan.

Warga yang melapor itu bernama Candy, dia mengungkapkan adanya permintaan sejumlah uang dari oknum satpam. Uang tersebut diklaim sebagai uang kontribusi hingga uang jaminan.

Uang jaminan itu dimaksud, karena Candy tengah merenovasi rumahnya.

"Ada permintaan uang izin membangun sebesar Rp 5 juta dan uang jaminan membangun Rp 10 juta, ada di surat perintah yang dipegang yang dijadikan patokan oleh para satpam menghentikan proyek (pembangunan) oleh saya," kata Candy.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Dwi Harsono mengungkap adanya dugaan pungli dalam keributan warga dengan satpam kompleks itu. Joko juga mengungkap adanya dugaan perampasan kendaraan oleh oknum satpam.

"Itu diduga ada pungli, termasuk perampasan kendaraan, karena kalau yang viral itu kan mobilnya diambil, dirampas. Itu yang jadi fokus kita, sih," kata Joko Dwi Harsono saat dihubungi, Rabu (22/9).

Lihat juga Video: Lurah di Ciledug Pungli Rp 250 Ribu saat Warga Minta Tanda Tangan

[Gambas:Video 20detik]