Membaca Makna Jokowi Jalan Bareng Puan, Lalu Makan Bersama Ganjar

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 24 Sep 2021 19:11 WIB
Presiden Jokowi dan Puan Maharani menghadiri peresmian pabrik industri baja di Cilegon, Banten.
Foto: Presiden Jokowi mengemudikan boogie, ditemani Puan (Dok Agus Suparto)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) awal pekan ini melakukan kunjungan kerja (kunker) bersama Ketua DPR RI Puan Maharani, dan dua hari setelahnya kunker bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Adakah makna di balik kunjungan Jokowi dengan Puan dan Ganjar, yang sama-sama dianggap potensial maju di Pilpres 2024?

Kebersamaan Jokowi dan Puan terlihat pada Selasa (21/9/2021), di Banten, saat keduanya menghadiri peresmian pabrik industri baja. Jokowi bahkan sempat mengemudikan boogie, dan Puan duduk di sebelahnya.

Sedangkan dengan kebersamaan Jokowi dengan Ganjar terjadi kemarin di Cilacap. Ganjar menyambut Jokowi di Bandara Tunggul Wulung. Mereka bahkan sempat makan bersama.

Presiden Jokowi dan Gubernur Jateng Ganjar PranowoGanjar menyambut Jokowi di Bandara Tunggul Wulung (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Pendiri lembaga survei KedaiKOPI Hendri Satrio menilai ada makna positif di balik kebersamaan Jokowi dengan Puan dan Ganjar. Hendri menilai Jokowi menunjukkan netralitas dengan kunker bersama Puan dan Ganjar.

"Apa yang dilakukan Pak Jokowi ini dia menonjolkan netralitas, karena sebelumnya acara di Jakarta dengan Mas Anies beberapa kali. Sekarang sama Ganjar, justru ini bagus, Pak Jokowi netral, nggak ada beking-beking," kata Hendri kepada wartawan, Jumat (24/9/2021).

Hendri punya satu pesan untuk Ganjar dan Puan. Pengamat politik itu meminta Ganjar tidak jumawa karena mendampingi Presiden Jokowi kunker.

"Justru Mas Ganjar yang jangan ke-GR-an, karena semua kepala daerah sama juga. Dan Mba Puan juga nggak perlu deg-degan, karena begitu memang kalau (Presiden Jokowi) datang ke suatu daerah didampingi sama kepala daerah. Mba Puan boleh datang nggak? Boleh aja sebagai kapasitas Ketua DPR," imbau Hendri.

Kebersamaan Jokowi dengan Ganjar ini dikaitkan dengan dua peristiwa perihal Ganjar yang terjadi sebelumnya. Dua peristiwa dimaksud, yakni deklarasi relawan mendukung Ganjar maju di Pilpres 2024 dan pengumuman PDIP bakal memberi sanksi ke kader yang menyebut nama capres-cawapres di 2024 atau melalui relawan.

Baca di halaman berikutnya.

Simak juga Video: Pengamat Nilai Ganjar Berpeluang Gaet Pemilih Milenial

[Gambas:Video 20detik]