Massa Gelar Aksi Teatrikal 'September Hitam' Peringati Hari Tani Nasional

Karin Nur Secha - detikNews
Jumat, 24 Sep 2021 18:34 WIB
Aksi Hari Tani Nasional di Tugu Proklamasi, Jakarta (Karin-detikcom)
Foto: Aksi Hari Tani Nasional di Tugu Proklamasi, Jakarta (Karin-detikcom)
Jakarta -

Sekelompok masyarakat menggelar demonstrasi peringatan Hari Tani Nasional di depan Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Mereka juga menggelar aksi teatrikal bertajuk 'September Hitam'.

Pantauan detikcom di lokasi, Jumat (24/9/2021), demo digelar mulai pukul 15.50 WIB. Massa aksi terlihat mengenakan pakaian berwarna hitam.

Mereka membawa sejumlah spanduk dengan berbagai tuntutan, di antaranya 'Penuhi Hak Atas Pangan' dan 'Stop Kekerasan dan Perampasan'. Sejumlah peserta aksi tampak bergantian menyampaikan orasi.

"Jangan fokus ke pemilu tapi ya yang di bawah-bawah masyarakat kecil kita masih membutuhkan perhatian kita. Gimana caranya? Salah satunya dengan tidak lagi merampas hak-hak para petani, merampas hak hidupnya untuk bekerja, merampas ruang hidupnya atau menjadikan persawahan atau perkebunan kita menjadi milik swasta," ujar salah seorang orator, Monika.

Dalam aksi Hari Tani Nasional ini, mereka juga memperingati 'September Hitam'. Massa menyebut banyak tragedi di Indonesia pada September.

"Karena selain Hari Tani Nasional kita juga peringati 'September Hitam'. Kalau 'September Hitam' kebetulan di beberapa daerah ada juga," kata Monika.

"Tanggal 24 September ini juga sebenarnya karena tragedi Semanggi II itu di 24 September. Selain itu 'Reformasi Dikorupsi' juga 23-24 September dan ada Hari Tani Nasional juga. Makanya tanggal ini sangat momentum," sambungnya.

Mereka juga menyelenggarakan aksi teatrikal berupa pembacaan puisi berjudul 'September Hitam'. Mereka membuat aksi teatrikal menyindir aksi-aksi kekerasan.

Mereka juga menampilkan beberapa foto korban 'September Hitam'. Mereka menaburkan bunga di atas foto-foto tersebut.

Polisi kemudian melakukan mediasi dengan massa aksi. Setelah bernegosiasi, massa mulai menghentikan aksinya dan membubarkan diri.

(haf/haf)