Cerita Mega Sempat Dicemooh karena Selalu Sebut Salam Merdeka

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 24 Sep 2021 17:35 WIB
Isu Megawati Sakit Hoax, Ini 3 Kabar Terbarunya
Megawati Soekarnoputri (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyatakan keinginannya yang selalu ingin menggelorakan salam merdeka. Namun dia mengaku sempat dicemooh.

Hal itu disampaikan Megawati saat acara pemberian penghargaan PDIP kepada atlet Paralimpiade Tokyo. Megawati awalnya menyampaikan ingin terus menanamkan salam Pancasila.

"Salam Pancasila, sebelumnya saya ingin menerangkan mengapa sekarang ini ada tambahan yang namanya salam Pancasila. Karena saya, selain sebagai Ketua Umum PDIP, saya ditugasi Bapak Presiden Joko Widodo jadi Ketua Dewan Pengarah BPIP," kata Megawati dalam sambutannya, Jumat (24/9/2021).

"Jadi dengan salam Pancasila, saya sebegitu berkeinginan kita harus selalu ingat bahwa kita sebagai warga bangsa Indonesia setelah kemerdekaan itu sampai bisa mencapai sekarang, 76 tahun kemerdekaan, kita itu karena beliaulah yang menggali Pancasila untuk dijadikan sebuah dasar bangunan di dalam UUD 1945 kita," lanjut Megawati.

Dengan digelorakannya salam Pancasila, Megawati berharap semua elemen bangsa bisa bergotong royong. "Jadi saya bilang dengan beliau saya ingin menggelorakan ada sebuah salam namanya salam Pancasila. Karena dengan demikian kita bisa bergotong royong hidup rukun di dalam negeri yang namanya Negara Kesatuan Republik Indonesia," ucapnya.

Megawati lantas bercerita salam itu sudah populer di partainya. Dia bahkan mengaku pernah dicemooh karena selalu berteriak salam merdeka.

"Kalau untuk di PDIP sudah segitu populer, merdekaa! Jadi mereka pun sebenarnya silakan saja, boleh, karena memang dulu, ketika awal saya pimpin partai, banyak orang seperti mencemooh saya. Karena bilangnya sudah merdeka kok teriak-teriak merdeka," katanya.

Megawati mengatakan tidak pernah mempedulikan cemoohan itu. Dia justru merasa bangga tetap menggelorakan salam tersebut di partainya.

"Tapi saya bilang saya bangga karena untuk ingatkan seluruh bangsa Indonesia, kalau nggak ada kemerdekaan, belum tentu kita mengecap kemerdekaan seperti sekarang ini," tutur Megawati.

(eva/dwia)