Kasus Penganiayaan, Epa Emilia Juga Diadukan ke DPD PDIP Banten

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Jumat, 24 Sep 2021 15:50 WIB
Anggota DPRD Kota Tangerang Epa Emilia klarifikasi soal tuduhan penganiayaan
Anggota DPRD Kota Tangerang Epa Emilia (Rakha Arlyanto/detikcom)
Tangerang -

Anggota DPRD Kota Tangerang Epa Emilia harus berurusan dengan polisi setelah diduga menganiaya warga, Jopie Amir. Tak hanya harus berurusan dengan polisi, DPC PDIP Tangerang juga mengadukan Epa Emilia ke DPD PDIP Banten.

"Epa akan kami laporkan ke DPD partai. Nanti akan kami laporkan ke DPD DPD partai," kata Ketua DPC PDIP Kota Tangerang Gatot Wibobo saat dihubungi detikcom, Jumat (24/9/2021).

Gatot mengatakan, pada Kamis (23/9) lalu pihaknya telah meminta klarifikasi dari Epa Emilia terkait kasus tersebut. Dia mengingatkan Epa Emilia untuk mengikuti proses hukum yang berlaku.

"Jadi sesudah kemarin klarifikasi internal. Prinsipnya kami DPC sudah mengingatkan Epa untuk menghormati proses hukum. Kami di DPC hanya mengklarifikasi," ujar Gatot.

Tak Terkait Partai

Lebih lanjut, Gatot menegaskan bahwa persoalan tersebut merupakan urusan pribadi Epa Emilia dan tak terkait partai. Saat ditanyai terkait pelanggaran kode etik kader yang dilakukan Epa Emilia, dirinya berujar bahwa hal tersebut merupakan wewenang Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

"Menyatakan itu menjadi urusan pribadi dia. Kalau terkait etik itu kan ranah pimpinan kami di DPP," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Anggota DPRD Kota Tangerang Epa Emilia dilaporkan oleh pria bernama Jopie Amir (26) atas dugaan penganiayaan ke polisi. Epa Emilia mengklarifikasi permasalahan dengan Jopie Amir itu dipicu masalah bisnis.

"Saya ingin mengklarifikasi terkait laporan saya. Tidak berkaitan dengan keberadaan saya di partai, DPRD dan juga intinya ini tidak ini semua adalah masalah personal saya sengketa bisnis," kata Epa saat konferensi pers di Neglasari, Kota Tangerang, Kamis (23/9).

(mea/fjp)