Cerita Putri Buruh Serabutan Terbantu JKN-KIS: Semua Biaya Gratis

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Jumat, 24 Sep 2021 13:57 WIB
BPJS Kesehatan
Foto: dok. BPJS Kesehatan
Jakarta -

Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang telah hadir sejak tahun 2014 lalu telah membantu banyak masyarakat. Melalui program yang dikelola BPJS Kesehatan ini masyarakat yang terdaftar sebagai peserta bisa mendapatkan jaminan kesehatan dan mudah untuk mengakses layanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang tersedia.

Berdasarkan data per Juli 2021, setidaknya ada lebih dari 225 juta masyarakat yang tergabung sebagai peserta JKN-KIS. Salah satunya yaitu Fitria Awaliyah (20). Putri dari Ahmad Kusairi dan Sariyamah ini terdaftar sebagai salah satu peserta JKN-KIS segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Fitria berterima kasih dan merasa terbantu dengan kehadiran program JKN-KIS. Pasalnya dengan pekerjaan sang ayah yang hanya seorang petani sangat tidak mungkin apabila ia sekeluarga mendaftarkan diri sebagai peserta mandiri dalam Program JKN-KIS.

"Kami bersyukur karena iuran BPJS Kesehatan kami sekeluarga telah ditanggung oleh Pemerintah. Saya akui JKN-KIS adalah jaminan kesehatan rakyat menengah hingga ke bawah. Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kami ucapkan kepada semua pihak yang mendukung keberlangsungan program ini sehingga dapat membantu banyak pihak khususnya keluarga kami yang benar-benar membutuhkan bantuan jaminan kesehatan," kata Fitria dalam keterangan tertulis, Jumat (24/9/2021).

Ia pun menceritakan bagaimana keluarganya merasakan langsung manfaat program JKN-KIS. Fitria mengatakan kala itu sang ibu harus mendapatkan perawatan khusus di rumah sakit yang berada di Kota Singkawang.

"Ibu saya memang mempunyai riwayat sakit asma, kesulitan bernapas hingga terasa sesak sering dirasakan. Pada 3 bulan yang lalu asma ibu mulai terasa agak parah sehingga saya dan keluarga langsung membawanya ke rumah sakit dan rawat inap selama seminggu, berbekal Kartu Indonesia Sehat (KIS) semua biaya pelayanan ibu saya gratis," terangnya

Selain itu, Fitria mengaku pelayanan yang ia terima sangat baik. Petugas kesehatan di rumah sakit melayani sang ibu selama dirawat inap dengan ramah. Bukan cuma itu, ia juga tidak harus mengeluarkan biaya lagi saat harus menebus obat.

"Untuk pengambilan obat cukup menunjukan resep dari dokter dan kartu JKN-KIS saja. Semua proses pengobatan sangat mudah dan tidak ribet sama sekali," jelas Fitria. Dia berharap program JKN-KIS ini dapat terus dipertahankan karena banyak masyarakat yang sangat membutuhkan.

(prf/ega)