Kembali Terima 2 Juta Vaksin Sinovac, RI Amankan Total 273 Juta Vaksin

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 24 Sep 2021 10:54 WIB
Hari ini vaksin tahap ke-14 kembali tiba di Indonesia. Sebanyak 8 juta bulk vaksin Sinovac mendarat di Bandara Soetta. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang menerima dan melihat langsung.
Ilustrasi kedatangan vaksin (Foto: AmiriYandi/DJIKP-Kemkominfo)
Jakarta -

Indonesia kembali menerima kedatangan vaksin COVID-19. Kali ini ada 2 juta vaksin Sinovac yang tiba di Tanah Air.

"Hari ini telah tiba 1 juta dosis vaksin Sinovac, bantuan pemerintah RRT. Hari ini juga tiba 1 juta dosis vaksin bantuan perusahaan vaksin Sinovac yang diberikan secara gratis," kata Menlu Retno LP Marsudi dalam konferensi pers virtual,Jumat (24/9/2021).

Retno mengatakan Indonesia juga menerima 200 ribu dosis vaksin Sinopharm. Atas hal itu, Retno menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

"Maka di titik kedatangan total vaksin yang telah tiba di Indonesia berjumlah 273.603.790 dosis baik dalam bentuk vaksin jadi maupun dalam bentuk curah," ujar Retno.

Selain itu, Retno juga kembali menegaskan pernyataan Presiden Jokowi di Sidang Umum PBB. Retno menyinggung soal ketimpangan akses terhadap vaksin.

"Presiden mengatakan pemulihan ekonomi hanya dapat dilakukan jika kita dapat mengatasi pandemi secara bersama dan pandemi hanya bisa diatasi jika kita dapat mempersempit ketimpangan akses terhadap vaksin," ujar Retno.

Pesan yang sama juga disampaikan Jokowi dalam KTT Global COVID-19 Summit. Jokowi, kata Retno, berharap politisasi vaksin segera diakhiri.

"Presiden Republik Indonesia mengatakan ketimpangan vaksin antar negara harus diatasi melalui Covax facility, kerja sama dose sharing dan akses yang merata terhadap vaksin harus ditingkatkan. Presiden juga mengatakan politisasi dan nasionalisme vaksin harus diakhiri. Solidaritas dan kerja sama menurut presiden merupakan kunci untuk dunia keluar dari pandemi, pulih bersama," tutur Retno.

(knv/knv)