Viral Video Balap Liar dengan Pria Nyaris Bugil, Polisi Selidiki

Reinhard Soplantila - detikNews
Jumat, 24 Sep 2021 06:39 WIB
Ilustrasi Polisi Lalu-lintas (Polantas)
Foto ilustrasi. (Ari Saputra/detikcom)
Makassar -

Aksi seorang pemuda di kota Makassar, Sulsel, yang berdiri di atas motor dengan hanya menggunakan celana kolor viral di media sosial. Pemuda tersebut tergabung dalam rombongan pemotor yang tengah menggelar balap liar di jalanan.

Video yang berdurasi sekitar tiga menit itu viral di media sosial, lantaran aksi pria yang nyaris bugil itu tergabung dengan para pemotor yang tengah melakukan aksi balap liar yang diperkirakan di Jl Andi Pettarani, Makassar, pada Kamis (23/9/2021) malam. Namun, pihak Polsek Panakukkang masih melakukan pencarian terkait lokasi dan waktu kejadian peristiwa itu.

"Jadi untuk video yang beredar tersebut pihak Polsek Panakukkang akan melakukan penyelidikan terkait dimana lokasi dan TKP serta kapan waktu kejadian tersebut," ujar Kapolsek Panakukkang, AKP Andi Ali Surya, pada Jumat (24/9/2021).

Selain diketahui melanggar arus lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan lainnya, konvoi ini diketahui tidak sesuai dengan protokol kesehatan di tengah masa pandemi. Maka dari itu, Polsek Panakukkang bersama dengan TNI beserta Satpol PP akan melakukan pencegahan di lokasi rawan balap liar dengan pengawasan.

"Peningkatan pengawasan kita juga membentuk satgas Raika, dimana satgas Raika ini bergabung Satpol PP an teman-teman dari TNI untuk menyikapi perwali agar masyarakat tidak berkonvoi dan tetap menaati protokol kesehatan," sebut Andi Ali.

Seorang pemuda bugil saat balap liar, dalam video viral.  (Dok Istimewa)Seorang pemuda bugil saat balap liar, dalam video viral. (Dok Istimewa)

Polisi juga menghimbau kepada orang tua untuk memperhatikan anaknya untuk tidak diberikan kendaraan di tengah malam hari. Hal itu dilakukan guna mencegah terjadinya aksi balap liar dan dapat mencegah terjadinya kerumunan yang rentan menebarkan virus corona.

"Himbauan kami ke masyarakat tetap diawasi putera putrinya agar tidak berkeliaran malam hari. Karena ini juga masih situasi pandemi dan kami himbau untuk taati protokol kesehatan," ungkap Andi Ali.

(dnu/dnu)