Puan Wanti-wanti Pemerintah soal Lonjakan Corona di Libur Akhir Tahun

Matius Alfons - detikNews
Jumat, 24 Sep 2021 02:26 WIB
Ketua DPR RI, Puan Maharani didampingi sejumlah anggota DPR RI melakukan ramah tamah dengan koordinator wartawan DPR RI di Ancol, Jakarta, Jumat (13/12/2019). Puan mengajak para wartawan agar DPR berkualitas, modern dan bersih.
Foto: Ketua DPR RI Puan Maharani (Lamhot Aritonang)
Jakarta -

Ketua DPR RI, Puan Maharani mengingatkan pemerintah terkait potensi terjadinya kembali lonjakan Corona (COVID-19) saat libur akhir tahun. Puan meminta agar pemerintah mempercepat vaksinasi COVID-19 khususnya di wilayah dengan mobilitas tertinggi.

"Sebentar lagi juga akan ada perayaan Tahun Baru, Natal. Pengalaman kita di acara hari raya besar, meski sudah ada pembatasan mobilitas, tetap saja terjadi arus warga yang signifikan. Akibatnya terjadi lonjakan kasus," kata Puan dalam keterangannya, Jumat (24/9/2021).

Puan lantas menyoroti mobilitas penduduk khususnya di wilayah Jabodetabek. Politisi PDIP ini mengingatkan pemerintah agar vaksinasi di Jabodetabek lebih dipercepat.

"Kita tahu, wilayah ini (Jabodetabek) paling tinggi mobilitas penduduknya, apalagi dengan mulai dibukanya aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat," kata Puan.

"Karena itu, percepatan vaksin untuk wilayah ini harus terus digenjot sebagai antisipasi dari sisi hulu," imbuhnya.

Pua pun meminta semua pihak mewaspadai potensi terjadinya gelombang ketiga COVID-19 akibat libur akhir tahun. Puan menekankan jangan sampai lonjakan kasus Corona terulang kembali seperti bulan Juni-Agustus yang lalu.

"Maka sebelum bulan Desember, Jabodetabek sebagai wilayah yang mobilitas penduduknya sangat tinggi, harus sudah mencapai kekebalan komunal," ujar mantan Menko PMK itu.

Namun demikian, Puan menyebut percepatan vaksinasi ini tidak akan terlaksana jika hanya dilakukan oleh pemerintah pusat. Karena itu, dia meminta agar semua pihak bersinergi untuk mempercepat proses vaksinasi di Indonesia.

"Tidak mungkin pemerintah pusat saja yang melakukan. TNI/Polri sudah melakukan segala sesuatunya, tapi kalau tidak ada sinergi semua pihak maka percepatan vaksinasi tidak akan tercapai," sebutnya.

(maa/maa)