Sampah Menumpuk di Kali Mampang, Penyebab Banjir di Sawangan Depok

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Kamis, 23 Sep 2021 18:41 WIB
Petugas PUPR Depok membersihkan sampah yang menyumbat Kali Mampang hingga menimbulkan banjir di Sawangan
Petugas PUPR Depok membersihkan sampah yang menyumbat Kali Mampang hingga menimbulkan banjir di Sawangan. (Dok. PUPR Depok)
Depok -

Jalan Raya Sawangan, Depok, sempat terendam banjir. Banjir terjadi akibat sampah yang menumpuk hingga mengakibatkan meluapnya Kali Mampang, Sawangan, Depok.

Dinas PUPR Kota Depok siang tadi membersihkan Kali Mampang. Saat petugas menyisir kali, ditemukan batang pohon dan sampah yang menyumbat Kali Mampang.

"Sampah menjadi salah satu penyebab genangan saat hujan melanda wilayah Kota Depok. Beberapa lokasi genangan yang banyak ditemukan sampah dan batang pohon antara lain, kolong Jembatan Mampang, Jl. Raya Sawangan, depan Masjid Al- Istiqomah," tulis Dinas PUPR melalui akun Instagram @dinaspupr_depok, Kamis (23/9/2021)

Dinas PUPR menyebut pembersihan kali dari sampah dan batang pohon ini dilakukan di mulut air. Dari video yang ditampilkan, sampah-sampah plastik tampak menggunung dan berhasil diurai.

"Untuk mengatasi genangan, satgas Dinas PUPR Kota Depok turun langsung ke lapangan membersihkan sampah-sampah, batang pohon yang menyumbat kali, pembersihan tali dan mulut air di sekitar lokasi," tulisnya.

Diketahui, banjir sempat menggenangi sebagian ruas Jalan Raya Sawangan ini pada siang tadi. Genangan banjir mengakibatkan lalu lintas di lokasi macet.

Pantauan pukul 11.15 WIB siang tadi, Jalan Raya Sawangan masih terendam banjir. Ketinggian air di lokasi 20-30 cm.

Genangan banjir mengakibatkan lalu lintas di Jalan Sawangan menuju ke Cipayung dan Margonda macet. Kemacetan mengular hingga 5 kilometer.

Halaman selanjutnya, Depok perbaiki sejumlah fasilitas umum akibat angin puting beliung


Depok Perbaiki Fasilitas Umum

Wali Kota Depok Mohammad Idris juga membagikan video dari Dinas PUPR itu di akun Instagram resmi miliknya. Idris mengatakan pihaknya saat ini masih bahu-membahu memperbaiki fasilitas umum yang terdampak angin puting beliung di Kota Depok pada Selasa (21/9) lalu.

"Sejak terjadinya musibah puting beliung di sejumlah wilayah di Kota Depok pada (21/9/2021), sejumlah perangkat daerah sampai saat ini terus bahu-membahu memperbaiki sejumlah fasilitas umum yang terdampak," ujar Idris melalui akun Instagram-nya.

Seperti diketahui, pada Selasa (21/9) sore, terjadi hujan es dan angin puting beliung di Kota Depok. Sejumlah pohon tumbang dan reklame roboh akibat hujan tersebut.

Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono menyebut ada 196 keluarga di enam kecamatan terdampak akibat musibah ini.

"Ini sementara ya, yang data yang sudah sampai ke saya untuk masalah data sementara yang masuk untuk 6 kecamatan-12 kelurahan sampai kemarin malam ya. Pagi ini saya belum dapat nih. Ada 196 keluarga dan 613 jiwa dari 4 kecamatan dan 6 kelurahan," kata Imam Budi Hartono saat ditemui di kantor DPRD Depok, Jawa Barat, Rabu (22/9).

(whn/mea)