Ma'ruf Bicara Gelombang Ketiga Akibat Varian Baru Corona, Siapkah Indonesia?

Herianto Batubara - detikNews
Kamis, 23 Sep 2021 13:25 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin di acara MUKISI
Wapres Ma'ruf Amin (Dok. Setwapres)
Jakarta -

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan pemerintah terus berupaya mencapai target 208 juta sasaran vaksinasi meski secara nasional jumlah kasus aktif COVID-19 terus mengalami penurunan. Ini merupakan salah satu langkah pemerintah dalam mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus kembali atau gelombang ketiga akibat varian baru Corona.

"Cara menanganinya (gelombang ketiga), yaitu secara terus-menerus tetap 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan). Yang kedua, pemerintah terus melakukan tracing, testing, dan treatment (3T) dan isolasi. Dan juga melakukan vaksinasi. Kita terus berupaya untuk mencapai 208 juta masyarakat, hingga tercapai herd immunity," kata Ma'ruf dalam keterangan resminya, Kamis (23/09/2021).

Terkait vaksinasi, menurut Ma'ruf, pemerintah saat ini tengah memprioritaskan cakupan target bagi masyarakat lanjut usia (lansia).

"Lansia harus cepat diupayakan untuk dilindungi karena banyak yang meninggal. Oleh karena itu, lansia [diupayakan] untuk dapat segera dilakukan vaksinasi dosis pertama dan kedua. Itu menjadi prioritas," ujarnya.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam acara yang sama juga ikut bicara terkait vaksinasi. Menurutnya, salah satu faktor yang menyebabkan masih lambatnya cakupan vaksinasi lansia adalah adanya kekhawatiran terhadap keamanan vaksinasi. Karena itu, diperlukan pendekatan kepada para lansia tentang keamanan vaksinasi ini.

"Mohon diyakinkan bahwa vaksinasi itu aman. Kalau tidak percaya, lihat Pak Wapres. Beliau divaksin paling awal dan aman," ujar Budi.

Lihat juga video 'Indonesia Nihil Zona Merah Corona!':

[Gambas:Video 20detik]



Baca di halaman selanjutnya kesiapan Indonesia hadapi gelombang ketiga Corona...