Belum Terima Data 25 Klaster PTM di DKI, Disdik Cek Langsung ke Sekolah

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 23 Sep 2021 12:19 WIB
empty classroom view
Ilustrasi. (Foto: iStock)
Jakarta -

Situs Kemendikbud membeberkan data ada 25 klaster saat pembelajaran tatap muka (PTM) digelar di Jakarta. Dinas Pendidikan DKI Jakarta akan menyisir daftar sekolah yang melaporkan temuan klaster COVID-19.

"Kami koordinasi dengan Dinas Kesehatan DKI untuk menyisir sekolah-sekolah ini karena data 25 sekolah kami belum ada data rinci. Datanya belum dapat," kata Kepala Bidang SMP-SMA Dinas Pendidikan DKI Jakarta Putoyo saat dihubungi, Kamis (23/9/2021).

Putoyo menyebut uji coba PTM di Jakarta mulai digelar sejak April 2021, kemudian dilanjutkan pada Juli 2021, sebelum akhirnya diberhentikan karena PPKM darurat. Setelahnya, PTM kembali dilaksanakan pada 30 Agustus 2021.

Selama periode tersebut, Putoyo menyampaikan Disdik DKI belum menemukan adanya klaster COVID di sekolah. Untuk itu, pihaknya perlu memverifikasi kebenaran data tersebut.

"Nggak ada, belum ada klaster di sekolah. Ini kan survei Kemendikbud. Kami akan mencoba dengan Kemendikbud untuk melihat sekolah-sekolah mana yang dinyatakan seperti itu," sambungnya.

Putoyo memastikan, jika ada temuan kasus positif Corona di lingkungan sekolah, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Satgas setempat untuk melakukan tracing.

"Kalau satu kan belum tentu dari situ (sekolah), tapi kalau ada beberapa dan selalu jika ada kayak gitu, kita langsung koordinasi dengan Dinkes melalui puskesmas setempat dan langsung dikejar ke mana, karena memang sumbernya bisa jadi bukan dari PTM," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, soal data kasus positif COVID-19 saat PTM di Jakarta itu tertera dalam situs Kemendikbud sekolah.data.kemdikbud.go.id. Di laman itu ada indeks PTM dan indeks siap PTM. Ada juga infografis PTM, infografis kendala, dan infografis klaster.

Data kasus Corona saat PTM ada dalam bagian infografis klaster. Sumber data itu dari aplikasi Survey Sekolah yang di-update setiap harinya.

Masih dari laman itu, dilihat per 22 September, terlihat data yang menyebut 25 klaster sekolah di Jakarta dari total 900 responden sekolah. Perinciannya, sebanyak 227 pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) dan 241 peserta didik (PD) positif COVID-19.

Situs itu juga bisa melihat data klaster di provinsi lain. Jika dalam skala nasional, total ada 1.302 klaster pada PTM.

detikcom mengkonfirmasi soal data itu. Plt Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbud-Ristek Anang Ristanto membenarkan data yang tertera merupakan data dari situs Kemendikbud. Namun kebenarannya perlu diverifikasi.

"Data tersebut benar dari sekolah.data.kemdikbud.go.id, namun data yang masuk tersebut perlu kami verifikasi terlebih dahulu kebenarannya," ujar Anang, Rabu (22/9/2021).

(idn/idn)