Ombudsman Bakal Panggil Kalapas Tanjung Gusta soal Dugaan Napi Dianiaya

Datuk Haris Molana - detikNews
Kamis, 23 Sep 2021 11:18 WIB
Ilustrasi Napi di Penjara
Ilustrasi napi di penjara (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) bakal memanggil Kalapas Kelas I Medan. Pemanggilan itu untuk meminta penjelasan pihak Lapas terkait video viral dugaan penganiayaan salah satu napi.

"Ya rencananya besok kita undang ke kantor untuk pendalaman kasus itu," kata Kepala Ombudsman Perwakilan Sumut Abyadi Siregar dimintai konfirmasi, Kamis (23/9/2021).

Abyadi menyebut pihak yang dipanggil itu antara lain Kalapas Klas I Medan beserta Kepala Pengamanan Lapas setempat. Ombudsman bakal mendalami terkait dugaan adanya penganiayaan serta dugaan adanya pungutan liar (pungli).

"Intinya, Ombudsman menindaklanjuti video viral itu untuk melihat dan mendalami apa yang terjadi di situ. Kita akan fokus dalam dua hal, pertama tentang penganiayaan itu, lalu kedua tentang adanya pungli Rp 30-40 juta," sebut Abyadi.

Selain itu, Abyadi bakal meminta penjelasan soal handphone yang masuk hingga merekam pria yang diduga dianiaya tersebut.

"Iya, itu juga termasuk," ucap Abyadi.

Abyadi menilai seharusnya tidak ada oknum di lapas yang melakukan hal seperti itu. Dia menyebut, jika ada, harus ditindak tegas.

"Oknum-oknum seperti ini ya tindak tegas. Tidak boleh ada sipir yang ganas," ucap Abyadi.

Pihak Lapas Telah Periksa 10 Saksi

Pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan melakukan investigasi terkait dugaan penganiayaan seorang napi yang videonya viral. Hingga kini sudah ada 10 orang saksi yang diperiksa terkait hal itu.

"Sampai sejauh ini kita masih melakukan pemeriksaan terkait video tersebut. Baik yang membuat video, yang disebut, mungkin semuanya kita akan dalami. Karena ini kan dia hanya menyebut, tidak menyebut orang siapa," kata Kalapas Kelas I Medan, Erwedi, Senin (20/9/2021).

"Sehingga kita masih terus bersama tim dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, sampai hari ini kita masih terus melakukan pemeriksaan. Sampai hari ini sudah ada 10 yang kita mintai keterangan. Jadi kami belum bisa menyimpulkan karena masih banyak yang harus kita mintai keterangan," tambahnya.

Simak juga 'Polisi Kembali Periksa 6 Saksi Terkait Kebakaran Lapas Tangerang':

[Gambas:Video 20detik]