Antisipasi Gelombang Ketiga COVID, Anies Pastikan Tracing Tak Berhenti

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 22 Sep 2021 21:08 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat doorstop di Balai Kota DKI Jakarta
Anies Baswedan (Tiara Aliya/detikcom)
Jakarta -

Tren kasus Corona harian di Indonesia menurun tapi gelombang ketiga diprediksi akan terjadi di Indonesia pada akhir Desember nanti. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan proses pelacakan kasus COVID-19 terus ditingkatkan.

"Kalau terkait dengan kita di Jakarta, dengan pengalaman gelombang pertama, gelombang kedua, maka sistem deteksi dini itu diaktifkan terus. Sampai dengan sekarang belum diturunkan sistem deteksi dini itu. Apa itu? Kegiatan testing tetap tinggi," kata Anies kepada wartawan, Rabu (22/9/2021).

Anies menyebut kegiatan testing di Jakarta 8,4 kali lipat lebih tinggi dibandingkan standar WHO. Sekalipun positivity rate harian DKI sudah di bawah 1%.

"Jadi walaupun positivity rate kita telah di angka 0,7 tetapi kegiatan testing tidak direndahkan, tetap tinggi. Untuk apa? Mendeteksi bila terlihat deretan hari-hari di mana pertambahan kasus mulai nampak, menunjukkan tren peningkatan bisa langsung waspada," sebutnya.

Eks Mendikbud itu juga meminta warga patuh melaksanakan prokes COVID-19 serta mengikuti kegiatan vaksinasi COVID-19. Tujuannya mengantisipasi terjadinya gelombang ketiga pandemi Corona.

"Kita semua jaga prokes dan pastikan keluarga, tetangga, kolega ikuti vaksinasi. Perkembangan kasus mulai nampak menunjukkan tren peningkatan langsung waspada. Jadi itu salah satu cara di mana kita mendeteksi," terangnya.

Sebagaimana diketahui, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan penyebaran COVID-19 sudah bisa dikendalikan. Luhut mengungkapkan pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa penyebaran Corona gelombang ketiga tetap mungkin terjadi.

"Seperti kita ketahui, hari ini kasus baru 1.932, sembuh 6.799, meninggal 166, dengan testing 150 ribu sekian," kata Luhut dalam konferensi pers virtual, Senin (20/9/2021).

Luhut menjelaskan apa yang telah dicapai terkait penanganan Corona adalah buah kerja keras semua pihak. Jokowi, kata Luhut, meminta agar tetap waspada.

"Jadi saya katakan bahwa angka ini kerja keras semua tim, saya kira membuahkan hasil yang cukup menggembirakan. Tetapi, tetap tadi Presiden mengingatkan kami, untuk kita semua super waspada menghadapi ini, karena bukan tidak mungkin ada gelombang ketiga," ungkap Luhut.

(eva/eva)