detikcom Do Your Magic

Shelter Ojol Stasiun Manggarai Akan Dibangun Dekat Halte TransJakarta

Athika Rahma - detikNews
Rabu, 22 Sep 2021 16:58 WIB
Pembangunan penataan Stasiun Manggarai di Jaksel masih berlangsung. Di manakah shelter ojol disediakan? 22 September 2021. (Athika Rahma/detikcom)
Pembangunan penataan Stasiun Manggarai di Jaksel masih berlangsung. Di manakah shelter ojol disediakan? 22 September 2021. (Athika Rahma/detikcom)
Jakarta -

Permasalahan ojek online (ojol) yang ngetem di depan Stasiun Manggarai akan ikut diatasi lewat proyek penataan stasiun yang sedang digarap. Shelter ojol akan dibangun di dekat halte TransJakarta.

"Shelter ojek online akan ditempatkan di halte integrasi timur berdekatan dengan halte TransJakarta timur dan area Bajaj," kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Rudy Saptari, kepada detikcom, Rabu (22/9/2021).

Rudi melanjutkan pihaknya juga membangun shelter untuk ojek konvensional atau opang (ojek pangkalan). "Opang akan ditempatkan di shelter dekat musala," kata dia.

Pantauan detikcom, memang terdapat papan yang berisi informasi mengenai ruang tunggu ojek konvensional di Jl Manggarai Utara 1 dan ojol Jl Manggarai Utara 2. Terlihat, belum ada kendaraan ojek konvensional dan ojol yang terparkir di area papan tersebut.

Pembangunan penataan Stasiun Manggarai di Jaksel masih berlangsung. Di manakah shelter ojol disediakan? 22 September 2021. (Athika Rahma/detikcom)Pembangunan penataan Stasiun Manggarai di Jaksel masih berlangsung. Di manakah shelter ojol disediakan? 22 September 2021. (Athika Rahma/detikcom)

Hingga saat ini, progres pembangunan kawasan integrasi ini sudah mencapai 92,07 persen. Rudy menyebutkan masih terdapat beberapa proyek yang tengah dikejar pembangunannya.

"Kegiatan yang masih berjalan adalah pembangunan area plaza, area parkir, wayfinding, pemasangan CCTV, dan ME," jelas Rudy.

Adapun rencana penataan kawasan integrasi stasiun ini sudah digaungkan sejak September 2020. Namun, pembangunannya baru dimulai pada Januari 2021. Ditargetkan, pekerjaan fisik proyek ini rampung pada September dengan proses serah-terima pada Desember mendatang.

(dnu/dnu)