Sekolah Tatap Muka di Depok Akan Digelar Mulai Oktober

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Rabu, 22 Sep 2021 14:47 WIB
Guru memberikan materi pelajaran saat Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di kawasan SDN 13 Pagi Sunter Agung, Jakarta Utara, Rabu (8/9).
Ilustrasi sekolah tatap muka (Foto: Pradita Utama)
Depok -

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat, berencana akan mulai menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) sekolah-sekolah di Kota Depok. Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono, menyebut rencananya sekolah tatap muka itu akan digelar Oktober mendatang.

"Rencana kita di bulan Oktober mudah-mudahan sudah bisa melakukan PTM ya, mudah-mudahan ya karena di DKI sudah mulai, mudah-mudahan kita bisa segera dalam menunggu beberapa hal yang dibutuhkan," kata Imam saat ditemui di Kantor DPRD Depok, Jawa Barat, Rabu (22/9/2021).

Imam menyebut pihaknya saat ini tengah mengkaji beberapa hal terkait rencana PTM itu. Menurutnya, sekolah tatap muka di Depok akan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat agar tidak muncul klaster penyebaran COVID-19.

"Kita kan pengin ada pembelajaran tatap muka, arahnya ke sana, cuman tetap memperhatikan protokol COVID-19," ucapnya.

Seperti diketahui, pembelajaran tatap muka di DKI Jakarta telah lebih dulu digelar. Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyebut akan segera membuka sekolah setiap hari di minggu ketiga sekolah tatap muka terbatas. Nantinya, mata pelajaran olahraga dapat dilakukan secara individual.

"Time line-nya Bu Kadis (Pendidikan) menginginkan 13 September, tapi ada hal-hal yang didiskusikan lagi dengan para pimpinan. Masuk (sekolah)-nya setiap hari, tapi anak itu kan bisa ketemunya dua kali dalam seminggu," kata Kasubag Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja Gah saat dihubungi, Jumat (10/9).

Saat ini, sekolah tatap muka di DKI hanya berlangsung pada Senin, Rabu, dan Jumat, sedangkan pada Selasa dan Kamis dilakukan penyemprotan disinfektan. Dalam tiga hari itu, sekolah akan membagi kelas dan tingkat apa saja yang menyelenggarakan PTM, sehingga dalam seminggu setiap siswa hanya mengikuti satu kali PTM.

Taga menuturkan pembukaan sekolah setiap hari akan diprioritaskan pada 610 sekolah yang sudah memulai pembelajaran tatap muka (PTM). Nantinya, setiap siswa akan menjalani pembelajaran tatap muka menjadi dua kali seminggu.

Akan tetapi dalam perjalannya, Disdik kemudian membatalkan pembukaan sekolah setiap hari di minggu ketiga pembelajaran tatap muka. Untuk saat ini, PTM tetap digelar tiga kali dalam seminggu.

Taga menuturkan saat ini Disdik DKI membutuhkan kajian mendalam sebelum membuka sekolah setiap hari. Jadi, pihaknya belum menentukan tanggal pasti pembukaan sekolah setiap hari.

Simak juga video 'Pemerintah Bolehkan Anak Ngemal, Komisi X: Mereka Lebih Rindu Sekolah!':

[Gambas:Video 20detik]



(whn/fas)