196 Keluarga di Depok Kena Dampak Angin Puting Beliung

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Rabu, 22 Sep 2021 13:53 WIB
Hujan Angin di Depok: Hujan Es, Pohon Tumbang, Reklame Roboh
Papan reklame roboh akibat hujan dan angin kencang di Depok, Selasa (21/9/2021) sore.
Depok -

Hujan es dan angin puting beliung melanda Depok, Jawa Barat, kemarin. Akibatnya, 196 keluarga di enam kecamatan terdampak.

"Ini sementara ya, yang data yang sudah sampai ke saya untuk masalah data sementara yang masuk untuk 6 kecamatan-12 kelurahan sampai kemarin malam ya. Pagi ini saya belum dapat nih. Ada 196 keluarga dan 613 jiwa dari 4 kecamatan dan 6 kelurahan," kata Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono saat ditemui di kantor DPRD Depok, Jawa Barat, Rabu (22/9/2021).

Imam menerangkan saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya korban akibat kejadian itu. Terkait beberapa infrastruktur yang rusak, Pemkot Depok tengah menyiapkan anggaran untuk perbaikan.

"Sampai saat ini belum ada (korban jiwa). Mudah-mudahan tidak ada ya, sampai saat ini belum ada. Penanganannya kita pertama adalah pendataan, kedua adalah bagaimana kita menyiapkan anggaran untuk perbaikan dari infrastruktur yang mungkin rusak akibat bencana kemarin sore," tuturnya.

Pemkot Depok menjamin biaya warga jika mengalami luka-luka dalam peristiwa ini. Pemkot juga akan mengganti biaya kerusakan rumah warga yang terdampak.

"Oh iya pasti ya, dengan membebaskan dan juga sekarang dari sistem kesehatan nasional ya BPJS pasti gratislah semua warga yang sudah punya BPJS pasti gratis. Kalaupun nggak ter-cover oleh BPJS, kita punya bansos. Yang kedua adalah kita akan berikan bantuan pangan karena di dinas sosial itu punya bantuan pangan. Nanti di Dinas Pemukiman kita punya bantuan-bantuan buat kerusakan fisik yang ada di masyarakat, seperti apa genting rusak dan sebagainya," ujar Imam.

Imam telah menginstruksikan kepada jajaran untuk memotong pohon yang sudah tinggi. Hal itu dilakukan agar kejadian pohon tumbang tak terulang.

"Pohon, kami sudah menginstruksikan kepada dinas terkait untuk memotong pohon-pohon yang sudah tinggi, ya agar tidak terjadi roboh. Kan kemarin ada beberapa yang memang pemotongan secara bertahap ya. Mungkin kemarin yang roboh adalah yang belum terpotong," ungkapnya.

Simak juga video 'Angin Kencang-Hujan Terjang Depok, Atap Beterbangan':

[Gambas:Video 20detik]