Pemprov DKI Tepis Pembangunan Tugu Sepeda Mangkrak: Bulan Ini Selesai

Tiara Aliya Azahra - detikNews
Selasa, 21 Sep 2021 17:50 WIB
Pekerja menyelesaikan pembangunan Tugu Sepeda di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (7/4/2021). 

Pembangunan tugu yang berbentuk satu buah ban sepeda berukuran raksasa tersebut sebagai pengingat momentum penggunaan sepeda yang masif digunakan masyarakat Ibu Kota di tengah pandemi COVID-19.
Pembangunan tugu sepeda Jakarta (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta menepis pembangunan tugu sepeda di Sudirman, Jakarta Pusat, disebut mangkrak. Dinas Perhubungan DKI Jakarta memastikan tugu sepeda masih dalam tahap pembangunan.

"Nggak, masih berjalan, karena memang sampai bulan September konstruksinya selesai. Bulan ini, sampai dengan bulan ini selesai," kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan DKI Jakarta Rudy Saptari saat dihubungi, Selasa (21/9/2021).

Rudy menyampaikan, sejauh ini progres pembangunan tugu mencapai 90 persen. Nantinya peresmian tugu atau prasasti ini akan bersamaan dengan jalur sepeda permanen di kawasan Sudirman-Thamrin.

"Jadi sekaligus dengan peresmian untuk lajur sepedanya. Progres sih sudah 90 persen lebih, tinggal kita menyambungkan dengan listrik, itu ada lampu-lampu di dalam lingkaran-lingkaran," sebutnya.

Selain tugu sepeda, Rudy juga melaporkan perkembangan pembangunan jalur sepeda permanen di Sudirman-Thamrin. Salah satunya, Dishub DKI tengah menyelesaikan pemasangan planter box di kawasan Dukuh Atas.

"Ini masih ada beberapa pekerjaan yang dilakukan seperti pembuatan area lingkar Semanggi, kemudian juga ada pemasangan planter box di Dukuh Atas ini masih berprogres," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Pemprov DKI Jakarta mulai mengerjakan pembangunan tugu sepeda di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat. Pembangunan tugu sepeda sebelumnya ditargetkan rampung pada Mei 2021.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan pembangunan tugu sepeda ini menelan anggaran senilai Rp 800 juta.

"Tugu sepeda ini dapat anggaran dari kewajiban pihak swasta, pihak ketiga. Kemudian nilainya kurang-lebih Rp 28 miliar, termasuk tugunya yang Rp 800 juta," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (8/4/2021).

(lir/lir)