Jokowi Restui Lahan Hasil Sitaan BLBI Dibuat Lapas

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Selasa, 21 Sep 2021 15:43 WIB
Menko Polhukam Mahfud Md.
Menko Polhukam Mahfud Md (Foto: dok. Kemenko Polhukam)
Jakarta -

Menko Polhukam Mahfud Md menyampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) merestui lahan sitaan Satgas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) untuk dibangun menjadi lembaga pemasyarakatan (lapas). Dia mengatakan langkah pemerintah selanjutnya adalah menyusun anggaran pembangunan.

"Soal lapas, saya sudah bicara dengan Ibu Menkeu (Menteri Keuangan Sri Mulyani), dengan DJKN juga kemarin saya juga melaporkan ke Presiden, kita punya jutaan hektare tanah yang bisa dipakai dan semuanya setuju, tinggal nanti anggaran pembangunannya disusun dulu," kata Mahfud saat konferensi pers secara virtual, Selasa (21/9/2021).

Hal itu disampaikan Mahfud saat menanggapi pertanyaan wartawan soal progres rencana penggunaan lahan sitaan Satgas BLBI untuk lapas. Mahfud mengatakan pemerintah belum menentukan lokasi tanah mana yang akan digunakan. Presiden Jokowi, kata Mahfud, mempersilakan lahan yang tidak terpakai digunakan untuk kepentingan negara.

"Tapi kalau tanahnya nanti kita tentukan di mana. Presiden mengatakan, sudah, gunakan saja untuk kepentingan negara, untuk apa tidak dipakai," ujarnya menirukan percakapan.

Mahfud menjelaskan rencana pembangunan lapas masih terus berjalan. Nantinya akan dibicarakan lebih lanjut dengan Kemenkumham mengenai kebutuhan tempat yang ingin dibangun.

"Itu masih jalan, rencana itu kan tergantung nanti Kemenkumham dan nanti bilang saya tentunya, untuk merancang apakah betul yang diperlukan itu lapas ataukah rumah rehabilitasi atau apa, nanti kita akan kita hitung," imbuhnya.

Sebelumnya, Mahfud Md berencana memanfaatkan tanah sitaan dari obligor debitur BLBI untuk membangun lembaga pemasyarakatan (lapas). Hal itu diungkapkannya saat berkunjung ke Lapas Kelas I Tangerang, Rabu (8/9).

"Saya katakan, kalau orang membangun itu kan perlu uang dan tanah. Saya katakan, sudah, saya yang cari tanahnya, Anda perlu berapa ribu hektare? Nanti kita cari biayanya," ucapnya.

Simak berita selengkapnya di halaman selanjutnya.

Simak juga Video: Kasus BLBI, Mahfud Md: 5,2 Juta Hektar Lahan Telah Dikuasasi Negara

[Gambas:Video 20detik]