Giring Sebut Anies Pembohong, PDIP Singgung Tugu Sepatu Bikin Bingung

Matius Alfons - detikNews
Selasa, 21 Sep 2021 15:36 WIB
Direktur Program TKN Jokowi-Maruf Amin, Aria Bima (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Aria Bima (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta -

Plt Ketua Umum PSI Giring Ganesha tidak rela Indonesia jatuh ke tangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang ditudingnya sebagai pembohong. Elite PDIP Aria Bima bicara soal kepemimpinan dan menyinggung tugu sepatu buatan Anies di tengah pandemi.

Aria awalnya menyebut kinerja seorang pemimpin memang dinilai dari sinkronnya antara kata dan perbuatan. Menurutnya, pemimpin memang perlu bicara, tapi juga harus kerja nyata.

"Bung Karno pernah menegaskan bahwa memimpin itu adalah praktik dari satunya kata dan perbuatan. Pemimpin perlu bicara. Pemimpin harus kerja nyata. Dan antara bicara dan kerja nyata tersebut harus sinkron," kata Aria Bima saat dihubungi, Selasa (21/9/2021).

Aria lantas mengatakan, jika kata dan perbuatan tidak sinkron, akan timbul tuduhan pembohongan. Karena itulah, dia menyebut Anies bisa saja merangkai argumen tapi tetap rakyat Jakarta menanti bukti.

"Jika tidak sinkron antara kata dan perbuatan, potensial menimbulkan tuduhan pembohongan publik. Sebab, rangkaian argumen rasional bisa saja disampaikan. Tetapi pada umumnya rakyat menanti bukti," ucapnya.

Lebih lanjut, Aria lantas menyinggung kerja nyata Anies Baswedan. Dia menyoroti tugu sepatu yang dibangun Anies Baswedan saat pandemi Corona.

"Lantas apa parameternya? Kerja nyata. Bahkan dalam hal kecil. Termasuk bikin patung sepatu yang bikin bingung itu," ujarnya.

Simak selengkapnya tudingan pembohong terhadap Anies di halaman berikutnya.