Berduka Suster di Papua Gugur, Menkes Ungkap Alasan Kirim Nakes ke Pelosok

Tim detikcom - detikNews
Senin, 20 Sep 2021 18:06 WIB
Jakarta -

Pemerintah, khususnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes), turut berdukacita atas gugurnya salah seorang perawat di Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua, akibat ulah keji teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB). Menkes Budi Gunadi Sadikin juga menjelaskan alasan pengiriman tenaga kesehatan (nakes) ke pelosok Tanah Air.

"Pemerintah, khususnya Kemenkes, mengucapkan turut berdukacita yang mendalam dan sangat menyesalkan peristiwa kekerasan oleh KKB di Papua, sehingga mengakibatkan salah satu nakes kami, saudari Gabriella Maelani, gugur dalam melaksanakan tugas mulianya," kata Budi dalam konferensi pers virtual, Senin (20/9/2021).

Menkes Budi menyebut pengiriman nakes ke pelosok untuk berperan melawan COVID-19. Pemerintah berharap bisa menjaga keamanan para nakes yang dikirim ke pelosok.

"Agar perlu diketahui, semua nakes memang sengaja dikirimkan ke seluruh pelosok Indonesia memang untuk berperan melawan musuh yang sudah membunuh lebih dari 4 juta manusia. Kami berharap kita bisa menjaga keamanan dan kenyamanan kerja dari seluruh nakes, karena tugas mereka yang berat dan mulia," papar Budi.

Selain itu, Menkes Budi mengungkapkan pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Presiden Jokowi meminta masyarakat tetap waspada meski pandemi sudah bisa dikendalikan.

"Bapak Presiden menyampaikan bahwa perlu dijelaskan ke publik bahwa dengan kondisi yang baik ini kita harus tetap waspada dan tetap mengacu pada 4 strategi awal penanganan pandemi," sebut Budi.

Sebelumnya, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) berdukacita atas gugurnya tenaga kesehatan (nakes) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, akibat ulah keji teroris KKB. PB IDI meminta pemerintah memindahkan para nakes di Papua ke tempat yang lebih aman.

"Meminta kepada pemerintah dan aparat keamanan untuk sementara menarik tenaga kesehatan ke tempat yang lebih aman. Meminta kepada aparat keamanan untuk menindak tegas para pelaku tindak kekerasan dan anarkistis agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi," kata Ketua Umum PB IDI Daeng M Faqih melalui keterangan tertulis, Jumat (17/9).

(zak/tor)