Polisi Ungkap Hasil Visum Korban Tewas Kebakaran Lapas Tangerang

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 20 Sep 2021 17:13 WIB
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat menduga ada tindak pidana terkait kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Rabu (8/9/2021).
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat menduga ada tindak pidana terkait kebakaran Lapas Kelas I Tangerang. (Nahda/detikcom)
Jakarta -

Sebanyak 49 narapidana tewas dalam peristiwa kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang. Polisi mengungkap hasil visum para korban tewas akibat kebakaran tersebut.

"Dari hasil visum dan keterangan ahli dinyatakan beberapa tanda-tanda seperti ada jelaga di thorax-nya," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (20/9/2021).

Selain itu, dari hasil visum didapatkan adanya karbon monoksida (CO) dalam darah korban. Dua temuan itu menguatkan fakta korban meninggal dunia akibat terbakar.

"Ada juga kandungan CO (karbon monoksida) di dalam darah dan disimpulkan seseorang meninggal itu karena terbakar," ujar Tubagus.

3 Petugas Lapas Jadi Tersangka

Tiga petugas yang ditetapkan sebagai tersangka itu berinisial RU, S, dan Y. Ketiganya merupakan petugas lapas yang tengah berjaga saat peristiwa kebakaran maut berlangsung.

Ketiganya dijerat dengan Pasal 359 KUHP. Pasal itu mengatur adanya kelalaian yang menyebabkan orang lain meninggal dunia.

Terkait bentuk kelalaian yang mengakibatkan tiga petugas itu ditetapkan tersangka, Tubagus enggan memerinci. Dia hanya menyebut proses penetapan tersangka itu usai polisi menyandingkan SOP dan penanganan di lapas hingga fakta temuan di lapangan.

"Tentang detailnya biarlah itu menjadi penyidikan. Tapi penerapan pasal dengan kejadian sudah dibandingkan dengan SOP dan dengan fakta di lapangan sehingga mengakibatkan orang lain meninggal dunia atau luka berat," pungkas Tubagus.

(ygs/mea)