Longsor di Cianjur: Bangunan Sekolah Rusak, Seorang Warga Terluka

Ismet Selamet - detikNews
Senin, 20 Sep 2021 00:28 WIB
Ilustrasi longsor (Andhika-detikcom)
Foto: Ilustrasi longsor (Andhika/detikcom)
Cianjur -

Longsor terjadi di dua kecamatan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Akibatnya seorang warga terluka serta sebuah bangunan Madrasah Aliyah rusak berat.

Informasi yang dihimpun, longsor terjadi di Desa Sukabungah Kecamatan Campaka Mulya dan Desa Mekargalih Kecamatan Cikalongkulon pada Minggu (19/9) malam pukul 20.00 WIB,

Longsor yang terjadi di Kecamatan Campaka Mulya menimpa bangunan Madrasah Aliyah Nurul Aklam dan satu unit rumah di dekatnya.

"Awalnya hujan deras mengguyur sejak sore, sekitar jam 8 malam. Tiba-tiba tebing setinggi 7 meter di belakang sekolah longsor," ujar Kepala Sekolah Madrasah Aliyah (MA) Nurul Aqlam Herlan, Minggu (19/9/2021).

Material longsor yang menimpa bangunan sekolah mengakibatkan dua ruangan jebol dan rusak parah.

"Dua ruang yang rusak yakni ruang guru dan kelas 12 jebol. Termasuk satu rumah di dekat sekolah, karena tebing yang longsor cukup panjang yakni 10 meter. Beruntung tidak ada korban jiwa," ucap dia.

Dia mengatakan berkas-berkas penting di ruang guru berhasil diamankan. Sedangkan untuk aktivitas belajar siswa di masa PTM akan dialihkan ke ruangan lain.

"Sementara kita gunakan ruangan lain untuk bergantian. Sebelum ada perbaikan bangunan," tuturnya.

Di sisi lain, Sekretaris BPBD Cianjur Irfan Sopyan, mengatakan longsor juga terjadi di Desa Mekargalih Kecamatan Cikalongkulon. Menurut Irfan, longsoran menimpa pemukiman penduduk.

"Informasi sementara dari tim, longsor menimpa rumah penduduk. Satu orang tertimpa material longsoran, tapi berhasil dievakuasi dan hanya mengalami luka-luka. Sekarang sudah dibawa ke Puskesmas," kata dia.

Irfan mengaku belum mengetahui kronologis longsor di Cikalongkulon dan jumlah rumah yang terdampak, pasalnya petugas dan relawan masih melakukan penanganan.

"Kita masih pantau, tim sedang di lapangan. Ketinggian tebing dan data lainnya masih kita himpun," ucapnya.

Ia mengimbau masyarakat lebih waspada, mengingat belakangan ini terjadi hujan deras. "Masyarakat diminta tetap waspada, Cianjur ini rawan bencana longsor dan banjir," pungkasnya.

(isa/isa)