Prabowo Respons Ancaman Kapal China, Legislator Minta RI Tetap Bebas Aktif

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Minggu, 19 Sep 2021 07:52 WIB
Dave Laksono.
Dave Laksono (Dok: Istimewa)
Jakarta -

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto bereaksi terkait ancaman kapal perang China di Laut Natuna dengan membawa pulang teknologi kapal perang canggih jenis Frigate tipe Arrowhead 140. Anggota DPR RI Fraksi Golkar Dave Laksono meminta posisi Indonesia tak berat sebelah.

"Jadi salah satu hasil temuan dari kunjungan Komisi I ke berbagai pangkalan dan Mako Armada TNI AL adalah kondisi KRI kita yang tidak sepenuhnya memadai untuk meng-cover seluruh wilayah kelautan Indonesia," kata Dave kepada wartawan, Sabtu (18/9/2021).

Dave menilai butuh sinergritas dengan seluruh instansi yang berkaitan dengan laut agar bisa benar-benar melakukan pengawasan dan pengawalan akan kedaulatan wilayah laut NKRI. Selain itu, Dave mengingatkan agar Indonesia cermat dalam menempatkan posisi terkait Laut Natuna.

"Dan kita sebagai negara bebas aktif harus bisa mem-balance dalam hal kerja sama baik ekonomi, militer ataupun hal lainnya dengan semua negara. Jangan sampai terlalu heavy ke satu pihak," ujar Dave.

"Ya, akan tetapi harus juga kita perhatikan dengan detil, karena mengingat saat ini ada AUKUS yang bertujuan menghadang dominasi China, khususnya di wilayah LCS," tambahnya.

Baru-baru ini memang Menhan Prabowo membawa pulang teknologi kapal perang canggih jenis Frigate tipe Arrowhead 140 dari Inggris. Jika kerja sama dengan pihak negara lain memberi keuntungan Indonesia, bagi Dave perlu diteruskan.

"Bilamana kerja sama ini menguntungkan untuk Indonesia ke depannya, dengan ada transfer of technology, maka ini baik untuk kita lanjutkan," imbuhnya.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Saksikan video 'Ketakutan Nelayan di Natuna Karena Ada Coast Guard China':

[Gambas:Video 20detik]