BNN: Peredaran Narkoba di Aceh Tak Kunjung Surut Meski Pandemi COVID-19

Antara News - detikNews
Sabtu, 18 Sep 2021 06:15 WIB
Ilustrasi narkoba/ ilustrasi sabu, ilustrasi barang bukti sabu
Foto: Ilustrasi narkoba (Ari-detikcom)
Jakarta -

Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh menyatakan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di provinsi ini tetap marak meski dalam kondisi pandemi COVID-19. Oleh sebab itu, semua pihak tak boleh lelah dalam memberantas peredaran barang haram tersebut.

"Peredaran narkoba di Provinsi Aceh tak kunjung surut, meskipun pandemi dan angka penyebaran COVID-19 terhitung tinggi," kata Kepala BNN Provinsi Aceh Brigjen Heru Pranoto, seperti dilansir Antara, Sabtu (18/9/2021).

Didampingi Kepala Bagian Umum BNN Aceh AKBP Werdha Susetyo, ia mengatakan hal itu menunjukkan bahwa perhatian pemerintah untuk pemberantasan narkoba di provinsi ini tidak boleh berhenti.

Heru mengatakan dalam kurun waktu enam bulan terakhir, aparat penegak hukum telah mengamankan lebih dari tiga ton narkoba jenis sabu-sabu di Aceh.

"Ini jumlah yang terungkap. Bisa jadi, yang tidak terungkap lebih dari itu. Ini membuktikan pandemi COVID-19 tidak menyurutkan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Aceh," ucapnya.

Untuk itu, dia mengajak seluruh elemen masyarakat ikut bersama-sama mencegah dan memberantas narkotika. Jika dibiarkan, maka bisa mengancam generasi muda Aceh.

"Banyak orang tua yang datang sudah pasrah melihat anaknya saat terkena narkoba. Namun, tidak bisa kita biarkan, tetap harus kita berikan upaya rehabilitasi," pungkasnya.

Lihat juga video 'KKP Tangkap 18 Nelayan Gunakan Narkoba':

[Gambas:Video 20detik]



(fas/fas)