Pemprov Kalteng Siapkan Bantuan bagi Korban Banjir di Palangka Raya

Khoirul Anam - detikNews
Jumat, 17 Sep 2021 22:42 WIB
Pemprov Kalteng
Foto: Pemprov Kalteng
Jakarta -

Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran mengatakan bahwa pihaknya telah menyediakan dapur umum untuk melayani masyarakat yang terdampak banjir. Di samping itu, pihaknya memberikan bantuan, khususnya bagi masyarakat yang belum mendapatkan bantuan.

Diketahui banjir merendam wilayah Kota Palangka Raya dan Kabupaten Katingan pada hari ini.

"Jangan sampai masyarakat ada yang kelaparan dan terlantar. Pemerintah harus hadir paling depan pada saat musibah terjadi seperti ini," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jumat (17/9/2021).

Ia berharap, masyarakat terdampak banjir di daerah yang susah terjangkau agar dapat bersabar dan menunggu bantuan didistribusikan secara merata.

Ia menyebutkan, bantuan akan didistribusikan secara masif dan door to door ke lokasi masing-masing. Penyaluran bantuan melalui BPBPK dan Dinas Sosial Provinsi Kalteng, serta melibatkan relawan, kepolisian, dan TNI.

Untuk mempercepat proses penyaluran bantuan, ia juga meminta dinas terkait agar tidak menunda bantuan yang akan disalurkan. Sehingga semua warga dapat terlayani dengan tepat waktu dan tepat sasaran.

"Melalui pemantauan udara ini, dapat dipetakan wilayah yang sulit dijangkau melalui darat, yang berdampak pada sulitnya distribusi bantuan. Dengan demikian Pemprov akan mengambil langkah dan strategi dalam pendistribusian bantuan agar cepat sampai ke sasaran," pungkas Sugianto.

Sebagai informasi, Sugianto melakukan pemantauan melalui udara terhadap titik-titik banjir. Dalam pemantauan tersebut, ia memverifikasi laporan dan informasi yang masuk dari Pemerintah Kabupaten, Kepala Desa, maupun masyarakat.

Adapun Sugianto bersama tim melakukan dokumentasi berupa pengambilan foto dan video untuk memastikan wilayah yang terendam banjir tidak dapat dilalui melalui jalur darat.

Sugianto menyebut, berdasarkan hasil pemantauan udara, situasi banjir mulai terkendali dan beberapa aktivitas terlihat sudah berjalan. Namun, lanjutnya, terdapat beberapa titik yang masih terendam banjir cukup tinggi, yakni di daerah Kamipang, Payawan, dan Mendawai.

(ega/ega)