Terima 11 Nama Calon Hakim Agung dari KY, DPR Akan Gelar Pemilihan Terbuka

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Jumat, 17 Sep 2021 11:35 WIB
Ketua DPR Puan Maharani.
Foto: Ketua DPR Puan Maharani (dok. istimewa)
Jakarta -

Ketua DPR RI Puan Maharani bersama pimpinan DPR lainnya menerima nama-nama calon Hakim Agung yang diusulkan oleh Komisi Yudisial (KY). Puan mengatakan pemilihan Hakim Agung akan dilakukan oleh DPR secara terbuka kepada publik.

"Proses pemilihan Calon Hakim Agung akan dilakukan secara terbuka, transparan, partisipatif dan akuntabel," kata Puan dalam keterangannya, Jumat (17/9/2021).

Penyampaian usulan calon Hakim Agung Tahun 2021 disampaikan pimpinan KY di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, hari ini. KY sendiri telah melakukan seleksi calon Hakim Agung sejak Februari hingga Agustus 2021.

KY membuka rekrutmen, baik dari internal hakim karier maupun dari masyarakat sesuai dengan ketentuan UU Nomor 18 Tahun 2011, serta Peraturan Komisi Yudisial Nomor 2 Tahun 2016 tentang Seleksi Calon Hakim Agung.

Berdasarkan Pasal 24A ayat (3) UUD 1945, 11 orang calon Hakim Agung tersebut disampaikan kepada DPR guna mendapatkan persetujuan dan selanjutnya akan ditetapkan menjadi Hakim Agung oleh Presiden Jokowi. Puan berharap seleksi yang dilakukan KY betul-betul menghasilkan calon-calon Hakim Agung terbaik.

"Sehingga hasil seleksi yang disampaikan kepada DPR RI adalah calon Hakim Agung yang layak untuk diajukan dan telah memenuhi kualifikasi sebagai calon Hakim Agung," ujar Puan.

Puan mengingatkan agar nama-nama calon Hakim Agung yang disampaikan ke DPR telah diseleksi dengan memperhatikan rekam jejaknya. Hal ini, menurutnya, guna menjaga kehormatan dan keluhuran martabat hakim.

"Meskipun proses pemilihan calon Hakim Agung dilakukan di DPR, namun calon Hakim tersebut harus bebas dari pengaruh kepentingan politik dan independen," ungkap Puan.

"Hal ini penting dalam rangka membangun kepercayaan publik terhadap kinerja lembaga peradilan dan proses penegakan hukum di Indonesia," tambahnya.

Badan Musyawarah (Bamus) DPR telah menugaskan Komisi III untuk melakukan fit and proper test terhadap 11 calon Hakim Agung hasil seleksi dari KY. Pemilihan ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan Hakim Agung tahun 2021.

"Sesuai dengan ketentuan undang-undang, Komisi Yudisial diberikan kewenangan untuk melakukan proses seleksi, namun demikian tetap diperlukan sinergitas antara Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung sehingga rekrutmen calon Hakim Agung dapat memenuhi kebutuhan Hakim Agung di Mahkamah Agung," papar Puan.

Daftar nama calon Hakim Agung yang diserahkan ke DPR ada di halaman berikutnya.