Round-Up

Kontroversi JoMan, Sekoci yang Tinggalkan Kapal Besar Relawan Jokowi

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 17 Sep 2021 07:00 WIB
Relawan Jokowi Mania (Jo-Man) meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) me-reshuffle 10 menteri.
Foto: Konferensi pers JoMan perihal daftar menteri yang layak di-reshuffle, Jumat (6/11/2020). (Tiara Aliya/detikcom)
Jakarta -

Relawan Jokowi (Joko Widodo) Mania, disingkat JoMan, seolah tak bosan membuat kontroversi politik. Terkini, JoMan mendeklarasikan dukungan ke Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk maju di Pilpres 2024. Padahal, Jokowi belum memberikan titah apa-apa.

Jokowi diketahui sudah meminta agar relawan pendukungnya bersabar dan tidak terburu-buru menentukan peta politik 2024. Ketika arahan itu dilontarkan, isu relawan Jokowi dirayu untuk memihak ke salah satu faksi sedang mencuat.

"Dan sekarang saja sudah ada relawan Jokowi yang ditarik-tarik untuk mendukung A, sudah ada yang dirayu-rayu untuk mendukung si B, dan dirangkul oleh si C, dan sebagainya. Tapi mash lebih banyak lagi relawan yang masih menunggu," kata Jokowi dalam video sambutan di acara Rapat Pimpinan Nasional Relawan Seknas Jokowi seperti dikutip, Minggu (13/6/2021).

Jokowi menyarankan relawan pendukungnya untuk mempelajari lebih dulu konstelasi politik Tanah Air. Nanti, pada saatnya, Jokowi memastikan akan mengumumkan ke mana 'kapal besar' relawan Jokowi akan berlabuh.

"Oleh sebab itu, saya menyarankan kepada para relawan untuk mengamati dulu, jangan tergesa-gesa, ojo kesusu. Mari kita pelajari bersama-sama konstelasi politik, kita pelajari bersama-sama peta politiknya dengan baik," ujar Jokowi.

"Saya melihat masih ada waktu yang cukup untuk melakukan itu semuanya. Nanti pada saatnya saya akan berbicara, saya akan menyampaikan ke mana kapal besar Relawan Jokowi ini akan kemudinya kita arahkan dan untuk saat ini saya mengajak sekali lagi para relawan semuanya, untuk fokus membantu pemerintah dalam mengatasi pandemi COVID," katanya.

Namun, sejak 13 Juni hingga kemarin, Kamis (16/9/2021), Jokowi belum menyampaikan pelabuhan mana yang menjadi tempat bersandar kapal besar relawan Jokowi. Tapi, JoMan malah mendeklarasikan dukungannya ke Ganjar Pranowo.

Berikut sederet kontroversi politik JoMan:

Minta Pratikno Di-reshuffle

JoMan memang pernah mengusulkan agar Menteri Sekretaris Negara (Pratikno) di-reshuffle. Kejadiannya belum lama. Tepatnya pada 11 November 2020.

Ketika itu JoMan menggelar konferensi pers, menyampaikan 10 nama menteri yang pantas diganti. Nama Pratikno menempati nomor pertama dalam daftar menteri yang layak purna tugas. Berikut daftar ke-10 menteri dimaksud:

1. Mensesneg Pratikno
2. Menparekraf Wisnutama
3. Mendikbud Nadiem Makarim
4. Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil
5. Mentan Syahrul Yasin Limpo
6. Menteri KKP Edhy Prabowo
7. Menkominfo Jhony G Plate
8. Menkes dokter Terawan Agus Putranto
9. Menag Fachrul Razi
10. Menkumham Yasonna Laoly

Relawan Ahok dari komunitas Batman Immanuel EbenezerKetua Umum JoMan, Immanuel Ebenezer, (Foto: Ari Saputra/detikcom)

Dan memang, dari 10 nama tersebut, yang paling disorot oleh JoMan adalah Mensesneg Pratikno. Bahkan Ketua Umum JoMan melontarkan pernyataan keras untuk Pratikno.

"Kami Jokowi Mania begitu keras terhadap Pak Pratikno itu menjadi pertanyaan dan kami menjawab: Ya, Pratikno paling layak untuk hari ini di-reshuffle, paling layak bahkan untuk dipecat secara tidak hormat," kata Ketua Umum JoMan Emmanuel Ebenezer dalam jumpa pers di Hotel Sunbreez, Senayan, Jaksel, Jumat (6/11/2020).

Lihat juga video 'Membandingkan Elektabilitas Prabowo-Ganjar-Anies di 3 Rilis Survei Capres':

[Gambas:Video 20detik]



Baca kontroversi politik JoMan lain di halaman berikutnya.