Cerita Dahsyatnya Angin Puting Beliung Rusak 50 Rumah Warga di Wajo

Zulkipli Natsir - detikNews
Kamis, 16 Sep 2021 23:31 WIB
Angin puting beliung akibatkan puluhan rumah rusak di Wajo, Sulsel
Angin puting beliung akibatkan puluhan rumah rusak di Wajo, Sulsel (Foto: Zulkipli/detikcom)
Wajo -

Puluhan rumah warga di Desa Botto, Kecamatan Takkalalla, Wajo, Sulawesi Selatan yang rusak akibat hantaman angin puting beliung kini masih dalam kondisi memprihatinkan. Untuk sementara, sejumlah atap rumah yang bolong ditutup dengan terpal.

Warga pun bercerita mengenai dahsyatnya angin puting beliung itu. Selain merusak rumah, warga juga mengalami trauma.

"Masih takut. Tadi malam anginnya kencang sekali. Sampai sekarang belum bisa tidur," kata Suradi, warga terdampak angin puting beliung, di lokasi, Kamis (16/9/21).

Selain rasa was-was yang masih terasa, Suardi pun bercerita tentang dahsyatnya angin puting beliung itu. Dia menyebut sebelum datangnya angin, sempat terjadi hujan.

"Awalnya datang hujan dengan titik air mirip kerikil terdengar di atas seng. Kemudian angin kencang langsung datang tiba-tiba, lama anginnya. Sampai turun hujan lebat. Saya langsung lari keluar rumah bersama 7 anggota keluarga lainnya. Dingin sekali saat itu terus mati lampu jadi gelap," cerita Suardi sambil memungut atapnya yang berserakan hingga 10 meter.

Korban pun berharap adanya bantuan dari pihak pemerintah untuk menekan biaya perbaikan rumahnya. Sehingga rumahnya segera diperbaiki.

"Saya tinggal sama mertua di rumah itu. Saat ini kondisi susah. Mudah-mudahan ada bantuan dari pemerintah untuk perbaikan atap rumah," harap Suardi.

Selain itu, salah seorang warga bernama Ambo, juga berharap segera mendapat bantuan dari pemerintah. Dia mengatakan baru pertama kali dilanda musibah angin puting beliung.

"Angin yang datang itu ribut sekali hingga semua orang di dalam rumah bangun. Kemudian rumah terasa terangkat kemudian terhempas ke tanah, saya hampir lari loncat ke luar rumah," ungkap Ambo.