Begini Sikap Polri soal Mural Mirip Jokowi di Pangkalpinang

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Kamis, 16 Sep 2021 20:05 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar ada 2 orang. Para pelaku sempat dicegah memasuki Gereja
Foto: Irjen Argo Yuwono (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Polri merespons perihal penemuan mural mirip Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pangkalpinang, Bangka Belitung. Polri memutuskan untuk menyerahkan penanganan mural mirip Presiden Jokowi itu ke pemerintah setempat.

"Sama (seperti kasus mural di Jakarta), yang di Babel pun diserahkan ke pemkot," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat dimintai konfirmasi, Kamis (16/9/2021).

Polisi, dalam hal ini Polres Pangkalpinang, menyatakan akan menyelidiki maksud dan tujuan pembuatan mural mirip Jokowi tersebut. Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra menyebut tidak ingin berbicara asumsi.

Terkait pernyataan AKP Adi, Argo menjelaskan bahwa kata penyelidikan hanya sebagai bahasa.

"Penyelidikan hanya bahasanya saja, itu banyak konotasinya yang beda," tuturnya.

Lebih lanjut, Argo memastikan seluruh polisi di kewilayahan telah memahami arahan dari Kabareskrim Komjen Agus Andrianto agar tidak reaktif menyikapi aspirasi warga yang mengkritik pemerintah. Pasalnya, Presiden Jokowi tidak suka dengan sikap reaktif polisi itu.

"Seluruh jajaran sudah memahami apa yang diarahkan (tidak reaktif menyikapi aspirasi warga kepada pemerintah)," imbuh Argo.

Kapolri diketahui menginstruksikan jajarannya agar bersikap humanis dalam menyikapi aspirasi warga. Baca di halaman berikutnya.