4.000 Pelajar di Kota Medan Sudah Divaksin COVID-19

Datuk Haris Molana - detikNews
Kamis, 16 Sep 2021 16:19 WIB
Sekolah Kristen IPEKA bekerja sama dengan Persekutuan Gereja-gereja Tionghoa Indonesia (PGTI) dan Sentra Vaksinasi Gereja Kristus Yesus (GKY) menyelenggarakan program Sentra Vaksinasi COVID-19 di Sekolah Kristen IPEKA Pluit, Jakarta Utara, mulai tanggal 12 hingga 14 Juli 2021.
Ilustrasi Vaksinasi Pelajar (Istimewa/Dok. Sekolah Kristen IPEKA)
Medan -

Wali Kota Medan Bobby Nasution terus menggenjot vaksinasi bagi pelajar di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Kini sudah ada 4.000 pelajar di Medan yang telah tervaksinasi Corona.

"Ada sebanyak 105 ribu pelajar yang bisa divaksin tapi baru tervaksin ada 4.000-an. Oleh karena itu, ini kita masifkan kegiatan vaksinasi kepada adik-adik, anak-anak kita karena mudah-mudahan kita berdoa kita upayakan Medan bisa turun level sehingga kalau turun level bisa sekolah tatap muka," kata Bobby saat meninjau vaksinasi pelajar di Medan, Kamis (16/9/2021).

Bobby mengaku sudah melihat fasilitas sekolah saat simulasi sekolah tatap muka sudah memadai. Akan tetapi, Bobby sedang memikirkan langkah perlindungan bagi pelajar.

"Fasilitasnya sudah memadai, hanya tidak cukup dari fasilitas namun kesehatan, keterlindungan diri anak-anak kita juga harus kita pastikan melalui vaksinasi. Karena penyebaran COVID-19 bukan hanya takut di sekolahnya tetapi saat keluar gerbang sekolah. Misalnya, terpaparnya di angkot, di kantin, yang di luar sekolah, nah ini harus bisa kita pastikan melalui vaksinasi yang bisa menjaga diri mereka dari COVID-19," ujar Bobby.

Bobby menyebut vaksin yang masuk ke Kota Medan sekitar 103 ribu (dosis). Namun total stok yang tersisa saat ini sekitar 80 ribu.

"Ini terus kita suntikkan lagi hari ini saja anak-anak kita yang kita suntikkan ada 3.000 di tiga sekolah yang kita suntikkan. Ini terus kita masifkan di beberapa titik selain di sekolah di rutan juga ada kita salurkan, di rutan itu ada 1.000-an yang kita suntikkan," sebut Bobby.

Bobby mengaku pihaknya bakal terus melakukan vaksinasi. Kegiatan vaksinasi nantinya terus dilakukan dalam berbagai kesempatan ke depannya.

"Mudah-mudahan dengan fasilitas pendukung yang ada dengan vaksinasi kita kejar terus, bisa optimal. Kalau bisa 100 persen kenapa tidak kita capai. Kenapa tidak sampai 100 persen? Karena ada anak-anak itu yang ada komorbid atau penyakit bawaan. Kita harapkan pelajar kita masih bugar-bugar bisa disuntikkan semuanya, tidak ada penyakit bawaan supaya bisa tetap divaksin semuanya, jadi bisa setinggi-tingginya target yang bisa kita capai," sebut Bobby.

Lihat juga video 'FDA: Booster Vaksin Pfizer Hasilkan Respons Imunitas Tinggi, tapi...':

[Gambas:Video 20detik]

(isa/isa)