Polisi Periksa Napi Tamping Urusan Listrik Terkait Kebakaran LP Tangerang

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 16 Sep 2021 16:16 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya masih melakukan penyidikan soal kebakaran maut di Lapas Kelas I Tangerang. Hari ini tercatat 10 orang menjalani pemeriksaan di kepolisian.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan 10 orang diperiksa hari ini mayoritas narapidana. Polisi pun turut memeriksa narapidana selamat yang berada di Blok C1 dan C3 Lapas Tangerang.

"Kita periksa empat warga binaan. Mereka berada di blok sebelah yang kebakaran yaitu di Blok C1 dan C3. Empat warga binaan kita periksa yang mengetahui dan melihat kebakaran tersebut," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (16/9/2021).

Selain itu, polisi hari ini memeriksa dua orang narapidana yang berada di Blok C2 yang terbakar. Dua narapidana ini merupakan korban selamat dan hanya mengalami luka ringan dari peristiwa kebakaran maut.

Yusri juga menyebut narapidana tamping atau narapidana pendamping turut diperiksa hari ini. Dua napi tamping ini merupakan yang mengawasi perawatan masalah kelistrikan di Blok C dan tempat ibadah gereja di lokasi.

"Ada dua orang lagi warga binaan yang tamping listriknya dan juga tamping gereja. Biasa mereka tahanan-tahanan yang urus masalah listrik dan gereja karena ada gereja di dekat Blok C2," beber Yusri.

"Serta tambahan jadi 10 orang diperiksa karena ada dua personil lapas yang kami BAP lagi pemeriksaan hari ini," tambahnya.

Hingga kini, Yusri masih enggan membeberkan soal hasil penyidikan yang dilakukan pihaknya. Dugaan penyebab kebakaran hingga tersangka dalam kasus tersebut masih diselidiki polisi.

"Tim masih lakukan koordinasi dari teman-teman Labfor untuk tahu hasil dari uji laboratoris oleh Labfor. Kami periksa tambahan dari petugas jaga lain jadi masih perlu BAP tambahan," pungkas Yusri.

Simak juga video 'Operasi Identifikasi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Berakhir':

[Gambas:Video 20detik]



(mea/fjp)