Jokowi Apresiasi Grab Hadirkan Pusat Vaksinasi Ramah Disabilitas

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Kamis, 16 Sep 2021 13:41 WIB
Jokowi pantau vaksinasi Grab
Foto: Grab
Jakarta -

Presiden RI Joko Widodo meninjau langsung Grab Vaccine Center untuk gelombang kedua vaksinasi yang berlokasi di Jogja Expo Center, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Diketahui, pusat vaksinasi ini dihadirkan melalui kolaborasi Grab dan Good Doctor bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Dalam kesempatan ini, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat dan seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan program vaksinasi COVID-19, seperti Grab. Sebab, Jokowi menilai vaksinasi merupakan bentuk upaya pencegahan dari virus corona yang tidak mungkin hilang secara total.

Sementara itu, President of Grab Indonesia,Ridzki Kramadibrata mengungkap pusat vaksinasi yang ramah penyandang disabilitas ini beroperasi mulai dari 8 hingga 11 September 2021. Sebanyak 8.000 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari penyandang disabilitas, para abdi dalem, lansia serta pekerja publik sektor pariwisata dan transportasi telah mendapatkan vaksinasi.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo yang sudah hadir untuk meninjau pelaksanaan Grab Vaccine Center gelombang kedua di Yogyakarta pada hari ini. Saya juga memberikan apresiasi kepada tenaga kesehatan dan juga seluruh panitia yang sudah berusaha bersama-sama untuk menyukseskan kegiatan ini," ujar Ridzki dalam keterangan tertulis, Jumat (10/9/2021).

Ia menjelaskan Grab Vaccine Center Yogyakarta menggunakan pendekatan yang mengedepankan teknologi untuk memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi penerima vaksin, mulai dari proses pra-registrasi, jadwal vaksinasi, pra-skrining serta penerapan pendaftaran melalui layanan GrabHealth yang didukung oleh infrastruktur digital Good Doctor. Selain mengedepankan penerapan teknologi, pihaknya juga bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta guna mewujudkan pelaksanaan vaksinasi yang lebih efisien.

"Gelombang pertama vaksinasi sudah dilaksanakan pada 14 hingga 17 Juni 2021 lalu berjalan dengan lancar dan sukses. Kini, gelombang kedua pusat vaksin kami hadirkan dengan aman, halal, serta memaksimalkan teknologi dan sumber daya yang ada," jelasnya.

Ridzki pun menjelaskan, pihaknya memfasilitasi penyandang disabilitas dengan menghadirkan jalur masuk dan antrean khusus, akses untuk pengguna kursi roda, dan toilet ramah disabilitas di Grab Vaccine Center Yogyakarta ini.

Selain itu, lanjutnya, penyandang disabilitas juga bisa mendapatkan pendampingan dari Difabel Tanggap Bencana (DIFAGANA) dan penerjemah khusus untuk peserta tuli. Ada juga armada antar jemput khusus penyandang disabilitas ke pusat vaksinasi dengan Difabike powered by GrabGerak, ojek pertama yang melayani penyandang disabilitas dan masyarakat umum, serta layanan GrabGerak, transportasi roda empat dengan mitra pengemudi yang sudah dilatih sehingga ramah bagi penyandang disabilitas.

"Grab Vaccine Center menjadikan penyandang disabilitas sebagai salah satu target vaksinasi dengan menghadirkan berbagai fasilitas dan akses yang ramah bagi mereka. Semoga melalui pusat vaksinasi ini dapat segera terbentuknya herd immunity sehingga membantu roda perekonomian lokal menjadi lebih baik," ungkap Ridzki.

Di kesempatan yang sama, Managing Director Good Doctor Technology Indonesia, Danu Wicaksana, mengatakan bahwa Good Doctor selalu siap menjadi mitra pemerintah dalam menyukseskan program vaksinasi nasional. Lo

"Kami menyadari pentingnya percepatan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk mendukung pemulihan Indonesia. Pada Grab Vaccine Center, kami memanfaatkan fitur registrasi peserta vaksinasi serta fitur pre-screening yang dapat diakses melalui aplikasi Grab dan Good Doctor guna mengurangi kerumunan massa dan meminimalisir kasus batal atau tunda di lokasi vaksinasi," tutur Danu.

Sebagai informasi, Grab dan Good Doctor telah menjadi mitra swasta pertama pemerintah Indonesia sejak Februari 2021 dalam menyukseskan program vaksinasi nasional. Keduanya berkolaborasi dengan membawa pendekatan teknologi guna membantu distribusi vaksin ke lebih dari 150.000 masyarakat dan mitra pengemudi di Indonesia di 54 kota dan kabupaten hingga kini.

Dalam tinjauannya di Grab Vaccine Center, Presiden Jokowi diketahui didampingi juga oleh sejumlah tokoh, seperti Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, dan Bupati Bantul Abdul Halim Muslih.

Lihat juga video 'Banyak Penyandang Disabilitas yang Jadi Korban Hoax Vaksin Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]



(mul/ega)