Kawal Sidang Gugatan Kubu KLB, Demokrat Bawa Bukti Tambahan

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Kamis, 16 Sep 2021 11:30 WIB
Jakarta -

Partai Demokrat (PD) mendatangi PTUN Jakarta untuk mengawal sidang gugatan kubu Moeldoko terhadap Menkumham Yasonna Laoly atas ditolaknya pengesahan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumut. PD membawa bukti tambahan berupa akta notaris ke 34 DPD.

"Jadi bukti yang akan kami bawa khusus untuk 150, bukti tambahan, kami ada ratusan bukti yang kami sajikan ke majelis Hakim. Bukti tambahan yang akan kami kirim adalah surat pernyataan di akta notaris ke 34 DPD, karena syarat dari KLB itu harus ada dukungan dari dua pertiga ketua DPD, sementara kita tahu di KLB Deli Serdang tidak ada satu ketua DPD pun yang mendukung," kata anggota Tim Advokasi DPP Partai Demokrat, Mehbob, di PTUN Jakarta, Jalan Pemuda, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Kamis (16/9/2021).

PD menilai keputusan Menkumham menolak pengesahan KLB sudah tepat dan sesuai dengan anggaran dasar. PD yakin pihaknya akan mematahkan gugatan itu.

"Kemudian ditambah lagi dengan setengah suara dari DPC, itu pun kita tau bahwa DPC kita yang berkhianat kepada pimpinan AHY hanya kurang-lebih 34 jadi tidak ada kuorum. Jadi apa yang mereka daftarkan kepada Menkumham sudah benar Menkumham itu menolak, karena tidak sesuai dengan anggaran dasar yang telah disahkan oleh Menkumham," ungkapnya.

Sementara itu, untuk gugatan tiga mantan kader Partai Demokrat peserta KLB kepada Menkumham guna membatalkan SK AD/ART dan Kepengurusan Partai DemokratTahun 2020, Demokrat menilai gugatan itu kedaluwarsa. Penggugatnya, kata Mehbob, tidak memiliki legal standing.

"Kemudian untuk gugatan 154 itu jelas dalam Undang-Undang PTUN Pasal 55 adalah dalam untuk menggugat suatu keputusan PTUN atau pejabat PTUN itu adalah 90 hari, sementara ini sudah 1 tahun lebih baru dia menggugat. Ini udah jelas kedaluwarsa, apalagi penggugatnya tidak punya legal standing karena apa, ketika mantan kader itu telah dipecat sebelum melakukan gugatan PTUN," tuturnya.

Simak berita lengkapnya di halaman berikutnya.