Harta Sejumlah Menteri Jokowi Turun Berdarah-darah, Salah Satunya Sandiaga

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 15 Sep 2021 17:32 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno berkunjung ke Koto Masjid atau yang lebih dikenal Kampung Patin di Kampar, Riau. Seperti apa penampakannya?
Sandiaga Uno (Raja Adil Siregar/detikcom)
Jakarta -

Harta sejumlah menteri yang tergabung di Kabinet Indonesia Maju tercatat turun berdarah-darah selama beberapa tahun terakhir. Salah satu menteri yang nilai hartanya turun drastis adalah Menparekraf Sandiaga Uno.

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilihat di situs e-LHKPN KPK, Rabu (15/9/2021), jumlah harta Sandiaga tercatat turun Rp 1,2 triliun dalam 2 tahun.

Dalam LHKPN yang diserahkan pada 13 Agustus 2018, harta Sandiaga yang kala itu menjadi calon wakil presiden tercatat berjumlah Rp 5 triliun. Kekayaan Sandiaga turun Rp 1,2 triliun dalam LHKPN-nya yang disetor pada 31 Desember 2020 menjadi Rp 3,8 triliun.

Menteri lain yang jumlah hartanya turun berdarah-darah adalah Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim. Dalam LHKPN yang disetor 2019, Nadiem tercatat memiliki harta senilai Rp 1,2 triliun.

Sementara itu, pada LHKPN yang dilaporkan pada 31 Desember 2020, Nadiem tercatat memiliki harta Rp 1,1 triliun. Hartanya tercatat turun sekitar Rp 32 miliar dalam setahun.

Berikut ini sejumlah menteri Jokowi yang hartanya turun berdarah-darah berdasarkan LHKPN yang dilaporkan:

1. Menko PMK Muhadjir Effendy
LHKPN dilapor 2019: Rp 81 miliar
LHKPN dilapor 2020: Rp 72 miliar

2. Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim
LHKPN dilapor 2019: Rp 1,2 triliun
LHKPN dilapor 2020: Rp 1,1 triliun

3. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang
LHKPN dilapor 2019: Rp 216 miliar
LHKPN dilapor 2020: Rp 198 miliar

4. Menparekraf Sandiaga Uno
LHKPN dilapor 2018: Rp 5 triliun
LHKPN dilapor 2020: Rp 3 triliun

5. Menteri BUMN Erick Thohir
LHKPN dilapor 2019: Rp 2,316 triliun
LHKPN dilapor 2020: Rp 2,312 triliun

6. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono
LHKPN dilapor 2019: Rp 19 miliar
LHKPN dilapor 2020: Rp 18 miliar

7. Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo
LHKPN dilapor 2019: Rp 303,18 miliar
LHKPN dilapor 2020: Rp 303,03 miliar

Simak juga Video: KPK Ungkap Harta Pejabat Rata-rata Tambah Rp 1 M Selama Pandemi

[Gambas:Video 20detik]



(haf/tor)