Kemenhub Ungkap Kronologi Pesawat Rimbun Air Hilang Kontak di Sugapa Papua

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 15 Sep 2021 11:33 WIB
Jakarta -

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memaparkan kronologi pesawat Rimbun Air hilang kontak di Sugapa, Intan Jaya, Papua. Pesawat kargo itu hilang kontak pada pukul 07.37 WIT sekitar 1 jam usai terbang.

Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati, menyebut pesawat Rimbun Air kargo seri Twin Otter 300 PK-OTW itu take off dari Kabupaten Nabire menuju Kabupaten Intan Jaya pada Rabu (15/9) pagi.

"Pesawat ini adalah pesawat kargo yang isinya adalah bahan bangunan," kata Adita dalam keterangan yang diterima detikcom, Rabu (15/9/2021).

06.40 WIT

Pesawat take off dari Kabupaten Nabire. Pesawat menuju Kabupaten Intan Jaya, Papua.

07.30 WIT

Airnav Sugapa, Intan Jaya, melakukan komunikasi terakhir dengan pilot sebelum pesawat hilang kontak.

07.37 WIT

Pada pukul tersebut, Adita menyebut telah terjadi hilang kontak dengan pesawat Rimbun Air PK-OTW di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

Identitas 3 kru dari pesawat tersebut:
- Mirza (pilot)
- Fajar (kopilot)
- Iswahyudi (teknisi)

Sebelumnya diberitakan, pesawat Rimbun Air sudah memancarkan sinyal Emergency Locator Transmitter (ELT). Kepala UPBU Nabire Muhammad Navik mengatakan pesawat Rimbun Air yang dinyatakan hilang kontak sudah memancarkan sinyal emergency.

"Sejam yang lalu, emergency signal sudah dipancarkan oleh Rimbun Air, kita masih melakukan pemetaan," kata Navik via telepon.

Simak informasi terkini soal kondisi pesawat Rimbun Air PK-OTW di halaman beriktunya.

Pesawat Diduga Jatuh

Pesawat Rimbun Air PK-OTW disebut terjatuh. Dikabarkan koordinat terjatuhnya pesawat tersebut telah ditemukan.

Kapolres Intan Jaya AKBP Sandi Sultan mengatakan pesawat Rimbun Air PK-OTW jatuh di Pegunungan Wabu, Sugapa, Intan Jaya, Papua.

"Koordinat sudah ditemukan, di ketinggian, 400 meter di Gunung Wabu, saat ini tim sedang bergerak, ke lokasi," kata Sandi, Rabu (15/9).

Perkiraan koordinat lokasi kejadian perkara tersebut ialah 03°44'35.96" S/136°59'14.44" E. Sedikitnya 30 warga bersama TNI-Polri sedang bergerak ke TKP.

"Lokasi jatuhnya pesawat tidak jauh dari Bandara Bilogai, hanya sekitar 5-6 km dari arah barat Bandara di Distrik Homeo," ujar dia.

(lir/jbr)