Suku Dayak Meratus Keluhkan Listrik-Internet, Risma Pastikan Negara Hadir

Muhammad Risanta - detikNews
Rabu, 15 Sep 2021 07:53 WIB
Risma kunjungi Komunitas Adat Terpencil (KAT) Suku Dayak Meratus di Hulu Sungai Tengah, Kalsel (Foto: Istimewa)
Foto: Risma kunjungi Komunitas Adat Terpencil (KAT) Suku Dayak Meratus di Hulu Sungai Tengah, Kalsel (Foto: Istimewa)
Hulu Sungai Tengah -

Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma bertemu Komunitas Adat Terpencil (KAT) Suku Dayak Meratus di lereng pegunungan Meratus, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Risma pun memastikan negara hadir untuk semua warga negara, termasuk masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil.

Kunjungan Risma itu dilakukan Selasa (14/9) kemarin. Risma juga menyempatkan untuk berdialog dengan Suku Dayak Meratus. Dalam dialog itu, Suku Dialog Meratus mengeluhkan sulitnya pasokan listrik, jaringan komunikasi dan internet.

Mereka juga mengeluhkan ketersediaan sarana dan prasarana belajar bagi anak-anak yang tinggal di lereng-lereng sabuk hijau pegunungan Meratus. Selain itu, mereka juga mengeluhkan masalah pasokan listrik. Sebab, puluhan tahun sudah jaringan listrik belum masuk ke kawasan terisolir tersebut.

"Memang permasalahan yang mendasar pula adalah jaringan komunikasi dan internet yang membuat anak-anak di sini tidak bisa mengikuti program belajar secara online. Kami ingin anak-anak di kampung ini bisa mendapatkan pendidikan dengan baik. Selain itu pasokan listrik dan sarana belajar termasuk harapan kami jalan-jalan penghubung antar dusun dilebarkan sehingga menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari," ujar Kosim, salah seorang warga saat bertemu langsung Risma, Selasa (14/9).

Respons Risma

Risma pun memastikan negara hadir untuk semua warga negara, tidak terkecuali untuk masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil. Negara melalui Kementerian Sosial akan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana bagi Komunitas Adat Terpencil (KAT).

"Saran saya juga ke depannya masyarakat di sini juga bisa mengembangkan budidaya ternak ayam petelur. Mengapa, karena selain bisa menambah pendapatan bagi masyarakat disini, telur juga baik dikonsumsi terutama untuk anak-anak, bisa mencegah stunting. Tentunya pemerintah tetap memberikan perhatian penuh kepada masyarakat seperti di sini," kata Risma.

Ia pun meminta jajarannya bersinergi dengan pemerintah daerah setempat bagaimana bisa mengatasi persoalan-persoalan mendasar mulai keterbatasan sarana dan prasarana kesediaan tempat belajar, jaringan listrik dan lainnya. Dalam kunjungan ke perkampungan Suku Dayak Meratus, Risma juga meninjau langsung kondisi terkini kawasan pemukiman masyarakat adat. Dalam kunjungan tersebut, Risma menyatakan akan membangun community center di lokasi tersebut.

"Gedung pertemuan mungkin bisa kita modifikasi, untuk tempat anak-anak belajar. Juga bisa kita siapkan perpustakaan. Kita bisa bantu akseskan ke Badan Perpustakaan untuk mengisi perpustakaannya jika sudah jadi," kata Risma.

Tak hanya melakukan peninjauan langsung secara marathon dengan perjalanan 50 Km dari kota Barabai, Risma juga meresmikan Sarana Air Bersih atau MCK Komunal Balai Sosial dan penghijauan berupa tanaman produksi.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Saksikan juga 'Risma Siapkan Rp 3,2 T Bansos Anak Yatim-Piatu Terdampak Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]