Viral Ribut Ketua RT Vs Pegawai Dukcapil Palembang Gegara Masalah KTP

M Syahbana - detikNews
Selasa, 14 Sep 2021 14:13 WIB
Poster
Ilustrasi unggahan viral di media sosial. (Edi Wahyono/detikcom)
Palembang -

Video yang menunjukkan keributan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Palembang viral di media sosial. Keributan itu terjadi antara seorang Ketua RT, Amran (38), dan salah satu pegawai di kantor tersebut.

Dilihat detikcom, Selasa (14/9/2021), dalam video viral itu tampak seorang pegawai Dukcapil yang mendatangi perekam video, Amran. Pria itu datang dan tampak menggerakkan tangannya agar Amran tidak merekam video.

Keributan kemudian terdengar dalam video itu. Dalam postingannya, Amran mengeluhkan sikap pegawai tersebut.

"Inilah perilaku yang kurang pantas oknum honor Dukcapil Kota Palembang ketika melayani masyarakat saat membuat KTP lewat online 10 hari saya menanyakan kepada oknum tadi yang marah-marah kepada saya, saya selaku ketua RT saya tidak senang kepada oknum tersebut," ucapnya.

Ketua RT di Palembang, Amran (M Syahbana-detikcom)Ketua RT di Palembang, Amran (M Syahbana/detikcom)

Peristiwa itu terjadi pada Senin (13/9). Amran juga memberi penjelasan saat ditanya soal video tersebut.

"Kejadiannya benar, saat saya tiba di lantai 2 saya bertemu oknum honorer Disdukcapil itu, tiba-tiba langsung marah-marah. Saya tidak senang perlakukan dia dan langsung saya ambil video untuk saya viralkan," kata Amran.

Amran mengatakan dirinya datang ke Disdukcapil untuk mengecek apakah e-KTP warganya yang sudah dia daftarkan secara online melalui WhatsApp telah selesai atau belum. Namun, katanya, pegawai di Disdukcapil itu marah-marah saat ditanya soal e-KTP.

"Saya warga dan kebetulan juga menjabat sebagai Ketua RT 42 Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus, Palembang, untuk membantu warga saya mengurus KTP. Saya harus bolak-balik lantai 1 dan 2, kok tiba-tiba diperlakukan seperti ini. Saya harap kejadian ini tidak terulang lagi," katanya.

Disdukcapil Palembang juga telah buka suara soal peristiwa ini. Kadis Dukcapil Palembang, Dewi Isnani, berjanji akan memberikan pembinaan kepada anggotanya. Dia mengatakan keributan itu dipicu miskomunikasi.

"Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan saya akan memberikan pembinaan terus ke seluruh jajaran Disdukpcapil. Mengenai KTP yang diurusnya sudah diselesaikan dan dicetak," ujar Dewi Isnani.

(haf/haf)