73,8 Juta Warga Indonesia Sudah Divaksin COVID-19

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Senin, 13 Sep 2021 22:27 WIB
Trans 7 menyiapkan 600 dosis vaksin Sinovac untuk warga di kawasan Kembangan, Jakarta Barat. Proses vaksin dilakukan di SMPN 219.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan per hari ini pukul 18.00 WIB tercatat 73,8 juta masyarakat telah mendapatkan setidaknya 1 suntikan vaksin COVID-19. Sedangkan 42,32 juta orang di antaranya telah mendapatkan dosis suntikan lengkap.

Berdasarkan data tersebut maka program vaksinasi nasional telah menjangkau 35,45% total target, yakni 208,26 juta masyarakat.

"Sudah lebih dari sepertiga sasaran vaksinasi yang mendapatkan dosis pertama vaksin COVID-19. Hal ini merupakan buah dari kerja sama semua pihak, termasuk masyarakat luas. Pemerintah mengharapkan kerja sama ini bisa terus diperkuat sehingga cakupan vaksinasi bisa lebih maksimal," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (13/9/2021).

Diungkapkannya, capaian tersebut membuat RI masuk ke dalam posisi 4 jajaran negara dengan realisasi penyuntikan vaksin terbanyak di Asia, menyusul Tiongkok, India, dan Jepang. Johnny menyebut pihaknya akan terus berupaya memperkuat pasokan serta mempercepat pelaksanaan vaksinasi sehingga target 208 juta suntikan segera tercapai.

"Pemerintah berkomitmen untuk terus mempercepat dan memperkuat pelaksanaan program vaksinasi nasional. Keberhasilan program ini sangat berperan penting dalam keberhasilan pengendalian pandemi dan proses transmisi menuju endemi di Indonesia. Tentunya, vaksinasi ini tetap harus dengan penerapan protokol kesehatan secara disiplin," jelasnya.

Menurutnya ke depan pemerintah akan fokus dalam menggenjot penyuntikan vaksin bagi kelompok lansia dan remaja. Ia menjelaskan hingga saat ini tercatat realisasi vaksinasi untuk kelompok masyarakat lansia baru mencapai 26,43% untuk dosis 1 dan 18,73% untuk dosis 2. Sementara untuk realisasi vaksinasi kelompok remaja mencapai 11,83% untuk dosis 1 dan 8,12% untuk dosis 2.

Menurutnya vaksinasi bagi lansia sangat penting karena kelompok tersebut memiliki tingkat kematian akibat COVID-19 cukup tinggi. Di sisi lain, vaksinasi untuk kelompok masyarakat usía 12-17 tahun juga perlu dipercepat demi mendukung kelancaran Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas secara aman.

Ia menegaskan pemerintah terus berupaya keras agar target vaksinasi 2 juta dosis per hari dapat tercapai. Untuk itu diperlukan dukungan dari semua pihak, khususnya masyarakat umum, agar mau divaksin.

"Ayo segera lakukan vaksinasi, bagi yang belum. Sementara bagi yang sudah divaksin, jangan ragu untuk ajak orang tua, keluarga, sanak saudara, dan orang di lingkungan sekitar untuk sama-sama peduli dan melindungi dengan mengikuti vaksinasi," tukasnya.

Lihat juga video 'Rencana Vaksinasi Covid-19 di 2022: Bisa Pilih Booster Vaksin':

[Gambas:Video 20detik]



(akd/ega)