Komisi B Kaget Dirut JakPro Diganti, Bakal Minta Penjelasan Pemprov DKI

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 13 Sep 2021 21:32 WIB
Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz
Abdul Aziz (Dok. Humas Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta)
Jakarta -

Komisi B DPRD DKI Jakarta berencana memanggil Badan Pembina (BP) BUMD DKI Jakarta. Komisi B akan menanyakan alasan Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Daryono diganti.

"Itu yang mau kita klarifikasi, sebabnya apa dan sebagainya. Karena kita kan perlu tahu," kata Ketua Komisi B Abdul Aziz di DPRD DKI Jakarta, Senin (13/9/2021).

Politikus PKS itu mengaku terkejut atas kabar pergantian Dirut Jakpro. Sebab, beberapa hari sebelum diganti, Komisi B masih menggelar rapat kerja bersama.

"Saya kaget juga ada keputusan itu," ujarnya.

Aziz mengatakan pemanggilan akan dilakukan setelah masa reses DPRD DKI. Dia hendak menelusuri apakah pergantian berhubungan dengan capaian target kerja.

"Mungkin setelah reses mungkin ada rapat lagi dengan BUMD dan SKPD. Kita akan tanyakan itu alasannya apa, pertimbangnya apa, kita perlu tahu. Apakah memang karena tidak mencapai target apa gimana," sebutnya.

Sebagaimana diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengganti Direktur Utama (Dirut) hingga Komisaris PT Jakarta Propertindo (Perseroda). Anies menyatakan pergantian tersebut dilakukan demi penyegaran posisi jabatan semata.

"Penyegaran saja," kata Anies kepada wartawan di Masjid At Tabayyun, Meruya, Jakarta Barat, Jumat (27/8/2021).

Pergantian dewan direksi dan komisaris Jakpro tertuang dalam keputusan para pemegang saham (KPPS). Dalam putusan tersebut, Dwi Wahyu Daryoto sebagai Direktur Utama digantikan oleh Widi Amanasto.

Merujuk keterangan dari Jakpro, Dwi Wahyu menjabat dirut sejak pertengahan 2018. Plt Kepala BP BUMD DKI Jakarta Riyadi mengatakan pergantian dilakukan saat masa jabatan Dwi belum selesai.

(aik/aik)