Penjual Daging Anjing Disanksi, Wagub DKI: Jangan Sampai Ada Daging Oplosan

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 13 Sep 2021 11:31 WIB
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melakukan sidak di perkantoran dan pusat perbelanjaan Ibu Kota. Sidak dilakukan untuk pastikan aturan PPKM diterapkan.
Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom
Jakarta -

PD Pasar Jaya memberi sanksi terhadap pedagang daging anjing di Pasar Senen, Jakarta Pusat. Berkaca dari peristiwa itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mewanti-wanti pedagang jangan menyalahi aturan dengan menjual daging oplosan.

"Kan ada aturan dan ketentuan jadi tidak boleh menjual sesuai ketentuan yang ada. Apalagi kalau nanti dioplos, jangan sampai," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (13/9/2021).

Riza menyadari saat ini warga memiliki pemahaman yang berbeda-beda terkait konsumsi jenis daging tertentu. Untuk itu, dia meminta semuanya dapat menghargai satu sama lain.

"Kita harus menghargai dan menghormati masyarakat yang boleh dan tak boleh makan, dibedakan dan dipisahkan," ujar Riza.

Sebagaimana diketahui, sebuah video yang menampilkan praktik penjualan daging anjing di Pasar Senen, Jakarta Pusat, viral di media sosial (medsos).

Video itu direkam oleh Animal Defenders Indonesia (ADI). Dalam video viral tersebut, ADI menyertakan penjelasan tentang hasil penelusurannya mengenai perdagangan daging anjing di Pasar Jaya Senen.

"Satu lapak yang kami investigasi mengaku bahwa mereka minimal menjual 4 ekor anjing dalam sehari. Mereka sudah beroperasi lebih dari 6 tahun," demikian keterangan yang disampaikan ADI melalui akun Instagram-nya, @animaldefendersindo, Jumat (10/9).

PD Pasar Jaya membenarkan adanya pedagang di Pasar Senen, Jakarta Pusat, yang menjual daging anjing. PD Pasar Jaya menyebut pedagang daging anjing itu berada di Blok III.

PD Pasar Jaya telah memberikan sanksi bagi pedagang Pasar Senen yang menjual daging anjing itu. Jika masih bandel, kios pedagang itu terancam ditutup.

"Kami selaku manajemen telah melakukan pemanggilan dan melakukan sanksi administrasi," kata Manajer Umum dan Humas Perumda Pasar Jaya Gatra Vaganza kepada wartawan, Minggu (12/9).

"Apabila pedagang tersebut masih melakukan hal yang sama ke depannya, akan dilakukan tindakan secara tegas, baik itu penutupan secara sementara ataupun penutupan secara permanen," ungkapnya.

Simak video 'Jika Masih Bandel, Penjual Daging Anjing di Pasar Senen Ditutup Permanen!':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/idn)