Sidang Dakwaan AKP Robin

Terbongkar Siasat AKP Robin Gandeng Pengacara Atur Perkara di KPK

Zunita Putri - detikNews
Senin, 13 Sep 2021 11:23 WIB
AKP Stepanus Robin (Azhar Bagas/detikcom)
AKP Stepanus Robin (Foto: Azhar Bagas/detikcom)
Jakarta -

Jaksa mengungkapkan siasat mantan penyidik KPK, AKP Stepanus Robin Pattuju dalam menerima suap. Untuk melancarkan aksinya 'menangani' perkara Robin menggandeng seorang pengacara.

Pengacara itu bernama Maskur Husain. Maskur juga merupakan terdakwa dalam kasus suap AKP Robin.

"Terdakwa bersama Maskur Husain menerima hadiah atau janji berupa uang dengan jumlah keseluruhan Rp 11.025.077.000 dan USD 36.000 atau setidak-tidaknya sejumlah itu," ujar jaksa KPK saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (13/9/2021).

Jaksa juga menyebut uang suap itu ditampung di rekening bank atas nama Riefka Amalia yang merupakan adik dari teman wanita Robin. Rekening itu dikendalikan oleh AKP Robin.

Dalam surat dakwaan disebut jaksa, setiap AKP Robin menerima uang suap dari sejumlah pihak, uang itu dibagi dua untuk dia dan Maskur Husain. Besaran uang yang dibagi juga tidak menentu.

Adapun suap yang diterima keduanya adalah sebagai berikut:

- M Syahrial sejumlah Rp 1.695.000.000
- Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado sejumlah Rp 3.099.887.000 dan USD 36.000
- Ajay Muhammad Priatna sejumlah Rp 507.390.000
- Usman Effendi sejumlah Rp 525.000.000
- dan Rita Widyasari sejumlah Rp 5.197.800.000.

Sedangkan rincian pembagian uang keduanya adalah:

- Perkara Walkot Tanjungbalai, M Syahrial

AKP Robin menerima: Rp 490 juta
Maskur Husain menerima: Rp 1.205.000.000 (miliar)

- Perkara Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado

AKP Robin menerima: Rp 799.887.000
Maskur Husain menerima: Rp 2,3 miliar dan USD 36 ribu

- Perkara Walkot Cimahi, Ajay Priatna

AKP Robin menerima: Rp 82.390.000
Maskur Husain menerima: Rp 425 juta

- Perkara Usman Effendi

AKP Robin menerima: Rp 252,5 juta
Maskur Husain menerima: Rp 272,5

- Perkara Eks Bupati Kukar, Rita Widyasari

AKP Robin menerima: Rp 697,8 juta
Maskur Husain menerima: Rp 4,5 miliar

"Bahwa pemberian berupa uang dengan jumlah keseluruhan Rp 11.025.077.000 dan USD 36.000 tersebut diberikan kepada Terdakwa dan Maskur Husain mengingat kekuasaan atau kewenangan Terdakwa dalam jabatannya selaku penyidik KPK atau yang menurut pikiran orang yang memberikan hadiah atau janji tersebut ada hubungan dengan jabatan Terdakwa sebagai penyidik KPK," kata jaksa KPK.

Dalam perkara ini, AKP Robin dan Maskur Husain didakwa melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 jo Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 dan Pasal 65 ayat 1 KUHP.

Simak juga 'Dewas KPK Pecat Penyidik Stephanus Robin Prattuju Penerima Suap':

[Gambas:Video 20detik]



(zap/dhn)